Proyek SPAM di Singosari Malang Mulai Dinikmati Warga

SPAM Sumbul di Desa Klampok mulai mengalir sejak Februari 2025, hasil sinergi masyarakat, relawan, dan pemerintah atasi keterbatasan APBD demi akses air bersih.

14 May 2025 - 21:05
Proyek SPAM di Singosari Malang Mulai Dinikmati Warga
H. Abdullah Satar Anggota DPRD Kabupaten Malang, saat meninjau SPAM di Singosari Malang (Doc. Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tak menyurutkan perjuangan masyarakat Desa Klampok, Kecamatan Singosari, untuk mendapatkan akses air bersih.

Setelah melalui proses panjang, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sumbul terealisasi dan mulai dimanfaatkan warga sejak Februari 2025.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Malang yang juga Ketua Fraksi PKB, H. Abdulloh Satar. Ia mengaku bersyukur atas selesainya proyek SPAM Sumbul yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Dulu, setiap musim kemarau masyarakat kekurangan air bersih. Pada tahun 2021, tokoh masyarakat bersama relawan peduli lingkungan mengajukan pembangunan SPAM ke Pemkab Malang. Karena APBD kita terbatas, usulan itu kemudian diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Abdulloh Satar, Rabu (14/5/2025).

Proses pengajuan hingga realisasi proyek berjalan cukup panjang. Namun berkat sinergi antar elemen dan dukungan dari pemerintah provinsi, pembangunan SPAM senilai Rp 11,2 miliar akhirnya dapat dimulai pada 2024.

“Alhamdulillah, Februari 2025 lalu air sudah mulai mengalir dan bisa dimanfaatkan warga,” tambahnya.

Proyek ini dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang, dan akan dikelola oleh HIPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) Desa Klampok mendatang.

Menurut Abdulloh Satar, pembangunan SPAM Sumbul menjadi contoh penting bahwa kolaborasi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah lintas level dapat mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

“Ini menjadi pelajaran bahwa dengan komunikasi yang baik dan sinergi antar pihak, kebutuhan dasar masyarakat tetap bisa terpenuhi meski APBD kita terbatas,” tutup pria yang akrab disapa Satar ini. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow