Proyek Pembangunan SMP Ponpes An Nur 3 Bululawang Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Kebakaran melanda area pembangunan SMP Ponpes An Nur 3 Bululawang. Polisi selidiki penyebab, kerugian ditaksir capai Rp50 juta.

12 Jul 2025 - 13:33
Proyek Pembangunan SMP Ponpes An Nur 3 Bululawang Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
Personel Polsek Bululawang bersama tim pemadam segera terjun ke lokasi setelah menerima laporan. Tiga unit mobil damkar dari Pemerintah Kabupaten Malang dan Pabrik Gula (PG) Krebet Baru dikerahkan untuk membantu pemadaman. (Doc. Ist)

MALANG, SJP - Api melalap material bangunan di area proyek pembangunan SMP Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur 3, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, pada Jumat petang (11/7/2025). Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian material hingga puluhan juta rupiah dan memicu perhatian serius dari pihak kepolisian.

Kebakaran diketahui terjadi sekira pukul 18.10 WIB. Material yang terbakar berupa bekisting atau kayu penyangga cor bangunan. Api dengan cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dijinakkan oleh tim gabungan dari warga dan petugas pemadam kebakaran.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan bahwa personel Polsek Bululawang bersama tim pemadam segera terjun ke lokasi setelah menerima laporan.

Tiga unit mobil damkar dari Pemerintah Kabupaten Malang dan Pabrik Gula (PG) Krebet Baru dikerahkan untuk membantu pemadaman. Api berhasil dipadamkan total sekitra pukul 18.45 WIB.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” kata AKP Bambang saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/7/2025).

“Langkah awal telah kami ambil, termasuk olah TKP dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi," imbuhnya.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional. Meskipun belum ada indikasi sabotase, polisi tidak menutup kemungkinan apapun hingga hasil investigasi rampung.

“Karena lokasi ini berada di kawasan pendidikan, kami memandang kejadian ini dengan sangat serius. Seluruh proses penanganan kami pastikan berjalan secara objektif,” tegas Bambang.

Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab insiden. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang masih bekerja di lapangan untuk menggali fakta-fakta teknis.

“Belum bisa dipastikan apakah kebakaran ini disebabkan oleh kelalaian atau faktor lain. Semua kemungkinan tetap kami buka, dan kami pastikan penanganan dilakukan secara profesional,” pungkasnya.

Pihak pondok pesantren bersama aparat setempat telah melakukan penanganan awal untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran terhadap bangunan yang sedang dalam proses pengerjaan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow