Progres 93 Persen, Proyek Jembatan Penghubung Jalur Pantura di Gresik Siap Dilalui Selama Nataru

Jembatan Manyar yang merupakan penghubung jalur logistik Jalan Lintas Utara (Jalur Pantura) Jawa Timur, itu dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Proyek tersebut juga disebut untuk memperlancar arus kendaraan menuju dan dari wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE.

07 Dec 2025 - 22:09
Progres 93 Persen, Proyek Jembatan Penghubung Jalur Pantura di Gresik Siap Dilalui Selama Nataru
Foto: Pekerja saat mengerjakan Jembatan Manyar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP —Pengawas lapangan proyek Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali, mengungkapkan pembangunan Jembatan Manyar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah mencapai 93 persen dari target akhir Desember 2025.

Jembatan Manyar yang merupakan penghubung jalur logistik Jalan Lintas Utara (Jalur Pantura) Jawa Timur, itu dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Proyek tersebut juga disebut untuk memperlancar arus kendaraan menuju dan dari wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE. 

"Untuk progres sudah sampai 93 persen. Targetnya Desember akhir selesai dan langsung bisa dilalui selama Nataru (natal dan tahun baru) 2025/2026," kata Pengawas Lapangan Joko Sanjaya, Minggu (7/12/2025).

Joko mengatakan, pengerjaan proyek jembatan ini akan terus dikebut guna mengejar target akhir Desember 2025. Ia menyebut, para pekerja saat ini sedang mengerjakan bagian trotoar jembatan. 

Selanjutnya, pekerja akan melakukan pengerjaan aspal lantai jembatan hingga pengerjaan parapet atau pagar jembatan. "Terakhir pengaspalan AC-WC (Asphalt Concrete - Wearing Course), proses pelapisan aspal paling atas yang berfungsi sebagai permukaan jalan yang langsung bersentuhan dengan kendaraan," jelasnya. 

Menurut dia, ini menjadi pengerjaan bagian terakhir sebelum dilakukan loading test atau uji kekuatan dan ketahanan jembatan dengan memberikan beban langsung, baik secara statis maupun dinamis. "Setelah rampung pengerjaan akan dilakukan loading test. Itu dilakukan untuk mengetahui kapasitas jembatan," paparnya. 

Sebelumnya, Jembatan Manyar ini turut ditinjau Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, beberapa waktu lalu. Jembatan Manyar ini diproyeksikan jadi infrastruktur strategis dalam mendukung konektivitas kawasan industri dan jalur logistik nasional. (*)

Editor; Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow