Prof Ilfi Gerakkan Wakaf melalui Dana Abadi Kementerian Agama RI

Forum Penguatan SPI ini menjadi momentum penting bagi PTKN se-Indonesia, bukan hanya untuk memperkuat sistem pengawasan, tetapi juga untuk membangun gerakan kolektif demi masa depan pendidikan Islam

26 Nov 2025 - 18:21
Prof Ilfi Gerakkan Wakaf melalui Dana Abadi Kementerian Agama RI
Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, mengajak para ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia untuk mendukung gerakan wakaf melalui Dana Abadi Kementerian Agama RI.

Kota Malang, SJP - Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, mengajak para ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia untuk mendukung gerakan wakaf melalui Dana Abadi Kementerian Agama RI dalam Forum SPI PTKN se-Indonesia yang digelar UIN Maliki Malang bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Rabu (26/11/2025).

Prof. Ilfi menegaskan bahwa penguatan dana abadi adalah keniscayaan bagi perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

“Kalau kita ingin PTKN tumbuh sebagai kampus yang unggul dan mandiri, maka wakaf adalah jalannya. Kita harus mulai dari langkah kecil, dari diri kita sendiri. Dengan wakaf, kita sedang menyiapkan masa depan pendidikan kita,” ujarnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan keinginan besar UIN Maliki dan PTKN lain untuk memiliki dana abadi yang kokoh, layaknya Al-Azhar yang mampu membiayai penuh mahasiswanya, atau Harvard dengan endowment raksasa yang menopang berbagai riset dan beasiswa.

“Di Kementerian Agama, dana abadi kita masih kecil. Tapi kalau kita bergerak bersama, bukan tidak mungkin PTKN akan berdiri sejajar dengan kampus besar dunia. Dan itu semua dimulai dari keikhlasan kita hari ini,” lanjutnya.

Nominal wakaf yang diajakkan pun tidak memberatkan. Peserta dibebaskan memilih, dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.
Yang terpenting, kata Prof. Ilfi, adalah niat ikhlas untuk membangun keberlanjutan pendidikan Islam di Indonesia.

Ajakan itu disambut antusias. Suasana forum yang semula formal mendadak cair dan hangat.

Di tengah forum, terpampang QR Code Wakaf Tunai di layar utama. Tanpa banyak pengantar, Prof. Ilfi rektor perempuan pertama UIN Malang langsung mengundang seluruh peserta untuk membuka gawai dan memindai kode tersebut. Mobile banking pun “dipanggil” ke arena forum.

Para ketua SPI tampak membuka ponsel masing-masing, mengikuti instruksi sang rektor. Bahkan Prof. Ilfi sendiri ikut membuka gawai di atas panggung sebagai simbol bahwa gerakan itu dilakukan secara bersama-sama.

Forum Penguatan SPI ini menjadi momentum penting bagi PTKN se-Indonesia, bukan hanya untuk memperkuat sistem pengawasan, tetapi juga untuk membangun gerakan kolektif demi masa depan pendidikan Islam.(***)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow