Produksi Telur Tembus 151 Juta Kilogram, Pemkab Blitar Tekankan Stabilitas Pasokan Pakan

Pemerintah Kabupaten Blitar menekankan pentingnya stabilitas pasokan pakan ternak untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas, menyusul tercapainya produksi telur lokal sepanjang 2025 sebesar 151 juta kilogram.

12 Jan 2026 - 22:45
Produksi Telur Tembus 151 Juta Kilogram, Pemkab Blitar Tekankan Stabilitas Pasokan Pakan
Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia atau industri pakan yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Pemerintah Kabupaten Blitar menekankan pentingnya stabilitas pasokan pakan ternak untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas, menyusui tercapainya produksi telur lokal sepanjang tahun 2025 sebesar 151 juta kilogram.

Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah mengatakan, Kabupaten Blitar menjadi salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Indonesia, dengan 3.618 peternak ayam petelur dan populasinternak mencapai 17,1 juta ekor.

Menurutnya, pasokan pakan merupakan faktor kunci agar peternak dapat terus berproduksi secara berkelanjutan.

"Kebutuhan pakan pabrikan di Kabupaten Blitar mencapai 700-800 ton per hari, sementara kebutuhan jagung berada di kisaran 900-1.000 ton per harinya. Ketersediaan dan keterjangkauan harga pakan sangat menentukan stabilitas produksi dan kesejahteraan masyarakat peternak," kata dia, Senin (12/1/2025).

Terkait dengan hal ini, Wabup beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia yang berada di Sidoarjo untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, industri pakan, dan peternak lokal.

Dia menyebut, kehadiran industri pakan besar di wilayah Kabupaten Blitar diyakini dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat.

"Pemda berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan peternak. Sinergi ini diharapkan meningkatkan daya saing sektor peternakan sekaligus memperkuat kontribusi Blitar terhadap ketahanan pangan nasional," terang Beky.

Lanjut Beky, berdasarkan data jumlah produksi telur daerah mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk menjaga keberlanjutan, Pemda menekankan pentingnya keterjangkauan harga pakan, yang menjadi faktor penentu kemampuan peternak dalam memenuhi kebutuhan tenaknya.

"Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi ajang komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan industri pakan, agar sektor peternakan Blitar terus maju dan berkelanjutan," pungkas Beky Herdihansah. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow