Pria di Mojokerto Bacok Kakak Ipar Secara Membabi Buta
Insiden berdarah ini bermula dari adu mulut yang terjadi pada Kamis siang. Ketegangan cekcok tersebut secara cepat eskalasi menjadi tindakan anarkis.
MOJOKERTO, SJP — Aksi kekerasan dalam lingkup keluarga menggemparkan warga Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (8/1/2026).
Seorang pria berinisial J (48) nekat melakukan penganiayaan berat terhadap kakak iparnya, S (59), menggunakan senjata tajam hingga korban menderita luka serius.
Insiden berdarah ini bermula dari adu mulut yang terjadi pada Kamis siang. Ketegangan cekcok tersebut secara cepat eskalasi menjadi tindakan anarkis.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, J secara tiba-tiba mengambil senjata tajam dari area belakang rumah dan menyerang korban secara mendadak.
Kepala Dusun setempat, Rikin (53), mengonfirmasi bahwa korban tidak menyadari ancaman fisik tersebut.
"Terjadi pertengkaran, lalu pelaku mengambil alat ke belakang. Korban tidak tahu dan tiba-tiba diserang. Sempat ada upaya perlawanan untuk merebut senjata, namun gagal," ujar Rikin saat memberikan keterangan di lokasi.
Akibat serangan tersebut, S mengalami luka bacok serius pada bagian kepala dan wajah.
Mengingat kondisi luka yang cukup parah dan jumlahnya banyak, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit RA Basoeni guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Motif di balik aksi nekat ini diduga kuat adalah dendam lama yang dipicu oleh ketidakharmonisan hubungan keluarga.
Luluk (52), salah satu anggota keluarga, membeberkan bahwa keduanya memang sering terlibat konflik meski dipicu oleh persoalan sepele.
"Setiap hari selalu cekcok, tidak pernah ada kecocokan. Masalah sekecil apa pun selalu dibesar-besarkan karena memang dasarnya sudah ada sentimen pribadi," ungkap Luluk.
Ia menambahkan bahwa biasanya perselisihan hanya sebatas adu mulut, namun kali ini berakhir pada konfrontasi fisik yang fatal.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kemlagi bergerak cepat dengan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga berita ini diturunkan, pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk tangki air tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.
J masih menjalani pemeriksaan mendalam untuk mengetahui motif di balik pembancokan terhadap kakak iparnya itu. Termasuk kondisi kejiwaan pelaku. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

