Potensi UMKM Desa Miagan Jombang Didorong lewat Umbrella Fest 2025

Miagan Umbrella Fest 2025 di Jombang menampilkan potensi UMKM dan budaya lokal. DPRD Jatim mendorong inventarisasi potensi desa sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui pameran tahunan.

04 Aug 2025 - 07:31
Potensi UMKM Desa Miagan Jombang Didorong lewat Umbrella Fest 2025
Cak Sumardi meninjau stan UMKM saat pembukaan Miagan Umbrella Fest 2025 di Alun-Alun Cemara, Ahad (3/8/2025). (Foto: Fredi/SJP)

JOMBANG, SJPPotensi ekonomi dan budaya Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ditampilkan dalam gelar seni budaya Miagan Umbrella Fest 2025 di Alun-Alun Cemara, Ahad (3/8/2025). Kegiatan itu dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sumardi.

Anggota Komisi A DPRD Jatim yang akrab disapa Cak Sumardi itu didampingi Anggota DPRD Jombang Arif Sutikno serta Kepala Desa Miagan Antok Budi Subagio. Mereka berkeliling mengunjungi 27 stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik warga desa.

Dalam kesempatan itu, Cak Sumardi menekankan pentingnya pendataan potensi desa, terutama bidang ekonomi dan budaya. Langkah ini menurutnya krusial untuk mendorong karakter dan identitas desa.

“Sangat luar biasa, kita perlu dukung kegiatan seperti ini. Ini kegiatan ikonik,” ujar Sumardi usai mengunjungi salah satu stan UMKM.

Dia menyebut, dengan inventarisasi, desa dapat merumuskan produk unggulan dan membangun citra ekonomi yang memiliki daya saing. Langkah ini bisa dimulai dari edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Kalau bisa perlu kita lakukan itu (inventarisasi potensi). Desa UMKM dan budaya berbeda-beda. Kita tata pola edukasi, kita libatkan semua pihak supaya ada peningkatan,” jelasnya.

Cak Sumardi menambahkan, setelah pendataan dilakukan, pameran potensi seperti Umbrella Fest bisa mendorong peningkatan ekonomi warga. Dia mencontohkan lonjakan transaksi yang dialami para pelaku UMKM.

“Kita tadi sempat tanya, peningkatan hasil dari penjualan naik tiga kali lipat. Ekonomi masyarakat bawah ada pergerakan bagus,” ungkap politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Dia juga menyatakan bakal mendukung program serupa melalui komunikasi dengan pemerintah desa. Dukungan itu diharapkan dapat menyentuh masyarakat bawah dan mengangkat budaya lokal.

“Bagaimana baiknya untuk program akan kita bicarakan dengan pemerintah desa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Miagan, Antok Budi Subagio, menyebut potensi desa hanya akan terlihat jika ada ruang untuk menampilkannya. Menurut dia, penjaringan produk dilakukan melalui tiap RT lalu ditampilkan dalam gelar potensi.

Di Desa Miagan, produk kerajinan seperti jepit, songkok, dan kripik usus menjadi andalan. Bahkan terdapat lima home industry kripik usus yang terus berkembang.

Sebanyak 27 stan ditata rapi di Alun-Alun Cemara. UMKM yang tampil berasal dari seluruh RT. Antok menyebut, rata-rata pendapatan harian UMKM mengalami kenaikan signifikan selama gelaran berlangsung.

“Kebetulan kegiatan Umbrella Fest dalam program gelar potensi desa ini, syukur alhamdulillah pergerakan ekonomi sudah ada. Biasanya per hari pendapatan Rp200 ribu, sekarang bisa sampai Rp700 ribu,” katanya kepada wartawan.

Miagan Umbrella Fest 2025 digelar selama tiga hari, dari 1 hingga 3 Agustus. Selain menjadi pameran potensi desa, kegiatan ini juga memperingati Hari Jadi ke-2 Alun-Alun Cemara dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

“Pertama kita kerja sama dengan PMI Jatim, kemudian selawat, dilanjutkan pawai Umbrella Fest. Seluruh masyarakat ikut berperan,” terangnya.

Mengenai penamaan festival, Antok menyatakan Umbrella Fest sengaja dipilih karena belum pernah digelar di Jombang. Ke depan, festival ini akan dikembangkan sebagai potensi budaya desa.

“Secara otomatis kita mengadopsi Umbrella Fest ini satu-satunya di Kabupaten Jombang. Ini diharapkan dari potensi desa,” pungkasnya.

Salah satu pedagang UMKM, Novi (49), turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Omzetnya melonjak drastis selama festival.

“Alhamdulillah rame, ini tadi dapat Rp1 juta lebih,” ucap Novi. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow