Polsek Sumbergempol Amankan 5,7 Kilogram Bahan Peledak dan Puluhan Petasan Usai Salat Id

Dari hasil pengamanan, polisi menyita sebanyak 46 petasan berbagai ukuran, alat bantu seperti arco dan corong, serta bubuk mesiu seberat 5,7 kilogram. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Sumbergempol untuk proses lebih lanjut.

21 Mar 2026 - 17:03
Polsek Sumbergempol Amankan 5,7 Kilogram Bahan Peledak dan Puluhan Petasan Usai Salat Id
Kapolsek Sumbergempol AKP M. Anshori menunjukkan barang bukti petasan. (Foto : Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Jajaran Polsek Sumbergempol mengamankan sejumlah barang bukti berupa petasan dan bahan peledak rakitan dengan total berat bubuk mesiu mencapai 5,7 kilogram pada momen Lebaran, tepatnya usai pelaksanaan salat Id, Sabtu (21/3/2026).

Pengamanan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol, yang merasa terganggu oleh aktivitas sekelompok remaja yang menyalakan petasan di lingkungan permukiman.

Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohamad Anshori, menjelaskan, laporan warga dipicu oleh kekhawatiran terhadap dampak suara ledakan petasan.

“Warga merasa terganggu karena suara petasan cukup keras, apalagi di sekitar lokasi ada orang yang sedang sakit. Selain itu, ada juga kolam ikan gurame milik warga yang dikhawatirkan terdampak karena ikan bisa stres dan mati akibat suara ledakan,” ujar Anshori.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi dan mendapati sekitar sepuluh anak usia belasan tahun yang sedang berkumpul. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan para remaja tersebut membawa sejumlah petasan siap ledak, serta bahan-bahan untuk merakit petasan.

“Di lokasi kami menemukan anak-anak tersebut tidak hanya membawa petasan yang sudah jadi, tetapi juga selongsong petasan dan bubuk mesiu yang belum sempat dimasukkan ke dalam selongsong,” jelasnya.

Dari hasil pengamanan, polisi menyita sebanyak 46 petasan berbagai ukuran, alat bantu seperti kereta sorong dan corong, serta bubuk mesiu seberat 5,7 kilogram. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Sumbergempol untuk proses lebih lanjut.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak bermain petasan, terutama yang berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya, karena penggunaan petasan selain mengganggu ketertiban umum juga sangat berbahaya bagi keselamatan,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow