Derita Petani Cabai di Malang: Saat Harga Tinggi Tanaman Terancam Mati

Meskipun harga cabai saat ini melonjak tinggi, pendapatan petani hanya cukup untuk menutupi biaya panen.

15 Jan 2025 - 10:58
Derita Petani Cabai di Malang: Saat Harga Tinggi Tanaman Terancam Mati
Mustami'in, warga Kedungkandang, Kota Malang, saat melihat tanaman cabainya yang rusak, Selasa 14 Januari 2025. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

KOTA MALANG, SJP – Para petani di Kota Malang tengah menghadapi tantangan serius. Tanaman cabai mereka diserang penyakit hingga menyebabkan kerusakan dan gagal panen.

Sebagaimana dilansir Beritasatu.com, meski harga cabai saat ini melonjak tinggi, namun pendapatan petani hanya cukup untuk menutupi biaya panen.

Mustami'in, seorang petani cabai dari Kecamatan Kedungkandang mengungkapkan, banyak pohon cabainya yang kini dalam kondisi rusak, layu, dan bahkan mati.

Dirinya menduga, tingginya intensitas hujan yang belakangan terjadi menjadi penyebab utama kerusakan pohon cabai tersebut.

Untuk menyelamatkan tanaman cabai yang tersisa, Mustami'in terpaksa harus membeli obat pembasmi hama. Seperti fungisida dan kapur, yang dibutuhkan untuk perawatan.

Namun diakuinya, biaya untuk pembelian obat-obatan pembasmi penyakit itu relatif mahal. Sehingga menambah beban operasional mereka.

“Kondisinya memang parah. Banyak yang mati dan layu. Ini otomatis menambah biaya. Perawatannya jadi sulit. Mirip dengan musim panas. Jika tanaman terus mati, kami akan merugi,” tuturnya, Selasa (14/1/2025).

Dalam kondisi ideal, Mustami'in mampu memanen hingga satu kuintal cabai. Namun, akibat serangan penyakit, hasil panennya kini hanya berkisar antara 50 hingga 60 kilogram.

Dia menambahkan, harga jual cabai dari petani berkisar antara Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram: tergantung pada kualitas cabai.

Meski diserang penyakit, Mustami'in petani lainnya tetap menjaga tanaman mereka dari aksi pencurian. Bahkan mereka berjaga secara bergiliran selama 24 jam. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow