Polres Bondowoso Usut Dugaan Penipuan Berkedok Tabungan Hari Raya, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kerugian masing-masing korban bervariasi. Ada yang ratusan ribu, hingga jutaan rupiah. Sebab, sejak awal tidak ada ketentuan besaran uang yang harus ditabungkan.

19 Mar 2025 - 23:32
Polres Bondowoso Usut Dugaan Penipuan Berkedok Tabungan Hari Raya, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Rony Ismullah saat dikonfirmasi awak media. (Foto: Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Niat hati ingin berlebaran dengan tenang, apalah daya puluhan mak-mak di Kabupaten Bondowoso justru menjadi korban dugaan penipuan oleh terduga pelaku berinisial SR.

SR menjanjikan tabungan tersebut bisa diambil menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun, sebanyak 31 mak-mak akhirnya gigit jari. Karena tabungan mereka tidak bisa dicairkan.

Usut punya usut, ternyata SR menghilang bak ditelan bumi. Sehingga uang tabungan ibu-ibu tersebut tidak bisa diambil. Mereka kemudian memilih untuk melapor ke Polsek Maesan.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Rony Ismullah. Laporan terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan itu sudah ditangani oleh Polres Bondowoso.

"Kami tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan sejumlah saksi. Sedangkan terduga pelaku tidak diketahui keberadaannya. Sehingga menyulitkan polisi untuk meminta keterangan," ujarnya, Rabu (19/3/2025).

AKP Rony menjelaskan kronologi dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. Para korban dijanjikan bisa mengambil uang yang mereka tabung pada hari ke-10 Ramadan.

"Terduga pelaku tiba-tiba tidak bisa dihubungi dan ditemui oleh para penabung CC. Ketika sudah tiba waktunya untuk mengambil tabungan, SR ini ternyata tidak diketahui keberadaannya alias menghilang," ungkapnya.

Kerugian masing-masing warga yang menabung bervariasi. Ada yang ratusan ribu, hingga jutaan rupiah. Sebab, sejak awal tidak ada ketentuan besaran uang yang harus ditabungkan.

"Kerugian totalnya mencapai Rp 200 juta. Kami sudah memeriksa seluruh saksi dan tengah mencari keberadaan terduga pelaku," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow