Penyebab Kompresor Meledak di Blitar Diduga Akibat Kerusakan Komponen Otomatis

Kerusakan atau ketidakberfungsian komponen otomatis tersebut mengakibatkan mesin diesel terus memompa udara ke dalam tabung.

06 Nov 2025 - 16:09
Penyebab Kompresor Meledak di Blitar Diduga Akibat Kerusakan Komponen Otomatis
Lokasi kejadian meledaknya tabung kompresor yang menewaskan pemilik bengkel di Blitar dipasang garis polisi. (Ist/SJP)

BLITAR, SJP–Kepolisian Resort (Polres) Blitar Kota masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tabung kompresor di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, yang mengakibatkan seorang tukang tambal ban berinisial S (48) tewas pada Kamis (6/11/2025) pagi.

Dugaan awal mengarah pada kerusakan pada sistem pengaman otomatis tabung kompresor.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Blitar Kota, Ipda Putut Siswahyudi, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi, tabung kompresor tersebut diduga tidak memiliki atau mengalami kegagalan fungsi pada tombol otomatisnya.

"Penyebab masih kami lakukan penyelidikan dan keterangan yang kami terima. Tabung kompresor itu diduga tidak ada tombol otomatis kalau penuh mati sendiri," terang Ipda Putut, Kamis (6/11/2025).

Kerusakan atau ketidakberfungsian komponen otomatis tersebut mengakibatkan mesin diesel terus memompa udara ke dalam tabung. Kondisi ini menyebabkan tekanan udara melebihi batas toleransi kekuatan tabung, sehingga memicu ledakan keras.

Saat ini, polisi masih mendalami insiden tersebut untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut dan memastikan faktor teknis yang menjadi penyebab utama ledakan.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis menimpa seorang tukang tambal ban berinisial S (48) di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Kamis (6/11/2025) pagi. 

Korban tewas di tempat setelah tabung kompresor yang sedang digunakannya di bengkel tiba-tiba meledak.

Ipda Putut Siswahyudi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian nahas tersebut. "Iya betul terjadi peristiwa ledakan kompresor di Kesamben, pagi tadi dan menyebabkan satu orang meninggal dunia," kata Ipda Putut, Kamis (6/11/2025).

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sebelum ledakan, korban diketahui menyalakan mesin diesel untuk mengisi udara pada tabung kompresor. 

Berselang kurang lebih 15 menit, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari teras rumah yang sekaligus dijadikan tempat usahanya.

Istri korban, Sri Wahyuni, yang mendengar suara ledakan segera keluar rumah dan mendapati kaca etalase dagangan telah pecah. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan posisi kepala di sebelah timur. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow