Polisi Segera Periksa Ibu Bayi yang Dikubur di Samping Rumah di Tulungagung

Kasus kematian bayi di Tulungagung terus bergulir. Polisi akan memeriksa MA, ibu yang diduga menenggelamkan bayinya, setelah kondisinya pulih dari perawatan rumah sakit.

12 Aug 2025 - 16:29
Polisi Segera Periksa Ibu Bayi yang Dikubur di Samping Rumah di Tulungagung
Polisi dan tim forensik olah TKP tempat bayi dikubur. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP — Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung menjadwalkan pemeriksaan terhadap MA (23), ibu yang diduga menenggelamkan bayinya hingga tewas di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu.

Langkah itu diambil setelah kondisi MA pulih usai menjalani perawatan di rumah sakit. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara yang menjadi bagian penyelidikan kasus kematian tragis bayi tersebut.

“MA sudah pulang dari rumah sakit dan kondisinya sehat. Akan segera kami panggil,” ujar Kanit UPPA Polres Tulungagung, Ipda Ahmad Afandi, Selasa (12/8/2025).

Sebelum pemanggilan, MA telah menjalani pemeriksaan kejiwaan. Namun, polisi enggan membeberkan hasilnya dengan alasan informasi tersebut menjadi bagian dari rahasia penyidikan kasus yang sedang bergulir di kepolisian.

“Yang jelas kondisinya layak untuk diperiksa,” kata Ipda Ahmad.

Setelah tahapan penyelidikan rampung, UPPA akan melakukan gelar perkara guna menentukan kelayakan peningkatan kasus ke tahap penyidikan.

“Nanti akan kami kabari perkembangannya. Yang jelas, proses hukum masih berjalan,” tegas Ipda Ahmad.

Pihaknya menegaskan, setiap prosedur dilakukan sesuai aturan yang berlaku dalam penanganan kasus pidana.

Kasus ini bermula pada Selasa (29/7/2025) ketika MA melahirkan bayi laki-laki tanpa bantuan medis di rumahnya. Dia berusaha merawat sang bayi dengan susu UHT yang dibelinya secara pesan antar, diselingi minuman isotonik.

Namun persediaan susu habis keesokan harinya. Karena tidak memiliki uang, MA mencoba menenangkan bayinya yang kelaparan dengan memasukkan jarinya ke mulut sang bayi untuk diisap sebagai pengganti susu.

Pada Rabu (30/7/2025) malam, bayi itu batuk-batuk. Karena panik dan takut diketahui tetangga, MA diduga menenggelamkan kepala sang bayi ke bak mandi berisi air. Namun saat melihat bayinya meronta, dia sempat mengurungkan niatnya.

Kemudian dia menggendong kembali sang bayi. Tak lama kemudian, bayi itu meninggal dunia. Dalam kepanikan, Kamis (31/7/2025) dini hari, MA memutuskan mengubur jasad bayinya di samping rumah secara diam-diam.

Aksi itu terungkap pada Sabtu (2/8/2025) setelah warga mencium bau busuk di sekitar rumah MA dan melaporkannya kepada pihak berwenang, yang kemudian menemukan jasad bayi terkubur dangkal. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow