Polisi dan Perguruan Silat di Bondowoso Sepakat Jaga Keamanan
Polres Bondowoso bersilaturahmi bersama IPSI dan pimpinan Perguruan Silat se Bondowoso serta melahirkan 7 kesepakatan bersama demi menjaga keamanan di Bumi Ki Ronggo.
BONDOWOSO, SJP – Perusakan yang dilakukan oleh perguruan silat di Trenggalek akhir pekan lalu, ternyata berimbas kepada Kabupaten Bondowoso. Namun, imbas tersebut adalah hal positif yang dilakukan oleh Polres setempat dengan mengundang seluruh pimpinan dan pengurus perguruan silat.
Bertajuk silaturahmi dengan seluruh perguruan silat di Bumi Ki Ronggo, Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, juga mengundang Kepala Bakesbangpol dan para pejabat utama Polres Bondowoso, di Aula Polres setempat, Rabu, (5/2/2025) pukul 09.00 WIB.
Menurut Kapolres Bondowoso, pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen bersama yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bondowoso agar tetap kondusif.
“Kami berkomitmen menjaga persaudaraan, menghindari konflik, dan tidak terlibat dalam tindak pidana seperti pengeroyokan, perusakan, maupun provokasi antar anggota perguruan silat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Harto Agung Cahyono juga menegaskan pentingnya peran perguruan pencak silat dalam menciptakan suasana aman dan damai di tengah masyarakat.
"Komitmen ini adalah wujud kebersamaan untuk menjadikan perguruan pencak silat sebagai garda terdepan dalam menjaga perdamaian, bukan sumber konflik," tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga menegaskan, jika terjadi pelanggaran hukum yang melibatkan anggota perguruan, proses penanganan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Ini untuk menghindari aksi balas dendam.
"Kami tegaskan, percayakan penanganan hukum kepada kami. Tidak perlu ada aksi balas dendam atau tindakan main hakim sendiri. Kami akan bekerja secara profesional dan transparan untuk menuntaskan setiap pelanggaran hukum," ujar Kapolres.
Sebgai orang nomor satu di jajaran kepolisian Bondowoso, dirinya berharap komitmen ini menjadi titik awal harmonisasi antar perguruan pencak silat di Bondowoso dan mencegah konflik serupa di masa mendatang.
“Para tokoh perguruan silat menyambut positif langkah tersebut dengan meneken surat kesepakatan bersama. Mereka sepakat bahwa perdamaian harus dijaga demi nama baik perguruan dan keharmonisan masyarakat Bondowoso,” ucapnya.
Berikut poin penting dalam kesepakatan pimpinan perguruan silat dengan Polres Bondowoso:
- Aktif dalam menjaga kondusifitas keamanan, ketertiban dan ketentraman di wilayah Kabupaten Bondowoso.
- Menjadi panutan dan selalu memberikan suri teladan yang baik kepada masyarakat Bondowoso di tengah tengah kemajemukan perguruan silat yang ada di Bondowoso.
- Tidak mudah terpengaruh dengan adanya berita hoax atau bohong yang bersifat provokatif yang dapat memecah belah kerukunan hidup bermasyarakat di Kabupaten Bondowoso, dan akan selalu mengklarifikasi adanya berita yang melibatkan perguruan silat kepada ketua ranting ataupun cabang guna menghindari kesalahpahaman yang berujung pada tindakan pidana maupun perdata.
- Tidak akan menggunakan atribut atau pakaian yang bersifat rasis atau menyinggung marwah perguruan silat lainya.
- Tidak akan melakukan tindakan Pidana seperti penganiayaan, pengeroyokan dan pengrusakan kepada anggota perguruan pencak silat lainya dan tindakan lain yang di larang undang-undang.
- Tidak melakukan pengerusakan terhadap simbol-simbol perguruan pencak silat (Tugu dan atau simbol lainya). Apabila terjadi pengrusakan patung /tugu/prasasti/simbol atau sebutan lain dari perguruan pencak silat di Bondowoso siap dan bersedia memperbaiki secara bersama-sama oleh seluruh perguruan pencak silat yang ada di wilayah tersebut dan tidak akan memprovokasi menurunkan dan menggerakkan massa atau upaya saling membalas dan saling merusak.
- Dalam pelaksanaan kegiatan maupun acara-acara yang menyangkut perguruan atau melibatkan perguruan silat wajib memastikan pengamanan internal dapat mengcover peserta yang hadir, tidak melakukan aksi konvoi dan knalpot brong, tidak membawa benda-benda berbahaya, tidak mengkonsumsi miras dan narkoba serta mendapatkan Rekomendasi dari Ketua cabang masing-masing perguruan silat. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

