Polemik Internal Mulai Temui Titik Terang, PMI Bakal Segera Beroperasi

Pemkot Batu juga mendorong agar internal PMI lebih solid demi mempercepat pencairan hibah dan menuntaskan agenda-agenda penting yang sempat tertunda.

06 Aug 2025 - 20:47
Polemik Internal Mulai Temui Titik Terang, PMI Bakal Segera Beroperasi
Pelayanan PMI Kota Batu saat terjadi kecelakaan (dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Setelah sempat vakum selama beberapa hari akibat krisis anggaran dan polemik internal, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batu dipastikan akan kembali menjalankan seluruh layanan kemanusiaannya.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Batu, Heli Suyanto bahwa pelayanan kemanusiaan, tidak boleh berhenti danntidak boleh ditutup.

"Penyebab vakumnya operasional PMI bukan disebabkan konflik struktural atau perebutan kepemimpinan seperti yang sempat beredar, melainkan karena miskomunikasi internal di dalam organisasi. Intinya sudah ada pertemuan dan seluruh pengurus menyepakati untuk menata ulang organisasi dan mempercepat pelantikan ketua PMI terpilih," urainya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batu tersebut menceritakan sebelumnya, pencairan dana hibah dari APBD Kota Batu tertahan selama tujuh bulan karena belum adanya pengesahan pengurus oleh PMI Provinsi Jawa Timur. Hal ini memicu lumpuhnya pelayanan PMI Kota Batu sejak akhir Juli 2025, termasuk layanan donor darah, ambulans, dan evakuasi kecelakaan.

Sementara itu Ketua PMI Kota Batu terpilih periode 2025–2030, Punjul Santoso akhirnya angkat bicara setelah sempat bungkam di tengah polemik. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru bisa menyampaikan sikap resmi setelah bertemu Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sesuai etika birokrasi.

“Saya tidak bisa langsung berbicara ke media karena harus terlebih dahulu bertemu pelindung dan Ketua Dewan Kehormatan PMI,” ungkap Punjul, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Batu.

Ia mengakui saat kantor PMI ditutup, dirinya sedang menghadiri Kongres Nasional PDI Perjuangan di luar daerah dan sulit dihubungi. Setibanya di Kota Batu, ia langsung menggelar audiensi untuk meredakan ketegangan dan menyatukan kembali jajaran pengurus.

Punjul memastikan bahwa hasil Muskot Januari 2025 sah secara kelembagaan. Ia menyebut Surat Keputusan (SK) dari PMI Provinsi sudah diterbitkan dan sesuai dengan AD/ART PMI, pengurus tetap dianggap sah meski pelantikan belum dilakukan.

“Pelantikan akan segera digelar dalam waktu dekat sebagai momentum penataan ulang organisasi dan percepatan program pelayanan kemanusiaan. Sebelumnya kami mengejar pembangunan Unit Donor Darah (UDD) di Kota Batu, yang hingga kini belum terealisasi karena Kota Batu merupakan satu-satunya kota di Jawa Timur yang belum memiliki UDD, keberadaan fasilitas tersebut menjadi kebutuhan mendesak," imbuhnya.

Ia juga menyoroti nasib para relawan yang selama ini tetap bekerja tanpa gaji. Punjul memastikan, gaji sopir ambulans, staf administrasi, hingga kepala markas akan tetap dibayarkan karena mereka memiliki tanggungan keluarga. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow