ASN Satpol PP Jember Terjatuh Saat Verval Data Kemiskinan di Medan Terjal, Pemkab Janji Evaluasi

ASN Satpol PP Jember mengalami kecelakaan saat melakukan verifikasi data kemiskinan di medan terjal Sumberjambe. Pemkab Jember berjanji melakukan evaluasi demi keselamatan petugas di lapangan.

21 Apr 2026 - 20:22
ASN Satpol PP Jember Terjatuh Saat Verval Data Kemiskinan di Medan Terjal, Pemkab Janji Evaluasi
Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman Saat Datangi ASN Yang Tertimpa Musibah.(Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Dedikasi tinggi ditunjukkan Siti Nurus Syamsiyah, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Satpol PP Kabupaten Jember. Ia mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di wilayah Kecamatan Sumberjambe, yang dikenal memiliki medan sulit.

Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas menggunakan sepeda motor roda tiga jenis Supra yang telah dimodifikasi. Kondisi jalan yang terjal dan minim penerangan menjadi tantangan tersendiri.

“Waktu itu sudah magrib, jadi saya kurang paham medan. Kemiringannya sekitar 45 derajat. Saya mau nanjak pakai motor roda tiga,” ujar Siti saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi, Selasa (21/4/2026).

Saat berada di tanjakan, kendaraan yang dikendarainya tiba-tiba kehilangan tenaga dan mundur tak terkendali. Meski telah berusaha mengerem, laju motor tetap tidak dapat dihentikan hingga akhirnya terguling.

“Mungkin kecepatan dari bawah kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap tidak bisa. Motornya miring ke kiri lalu jatuh,” tuturnya.

Siti menjelaskan, ia berangkat menjalankan tugas verval setelah mendapat izin dari atasan usai mengikuti apel pagi. Sebagai abdi negara, ia mengaku siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember dalam penuntasan data kemiskinan.

Namun demikian, ia berharap aspek keselamatan, khususnya bagi petugas perempuan, lebih diperhatikan dalam penugasan di lapangan.

“Harapannya kalau petugas perempuan jangan terlalu jauh lokasi tugasnya, yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi,” katanya.

Menanggapi insiden tersebut, Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman menyampaikan apresiasi atas dedikasi para ASN yang terjun langsung ke lapangan. Ia menilai kejadian ini menjadi bukti nyata kepedulian ASN terhadap masyarakat.

“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah melaksanakan verifikasi data dengan penuh suka dan duka. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” ujarnya.

Helmi menegaskan, Pemkab Jember akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan verval ke depan lebih aman dan efisien. Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling mendukung, terutama bagi ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.

“Jika ada yang keberatan karena sakit atau sudah sepuh, verval bisa diwakilkan kepada rekan kerja lain. Yang penting datanya tetap bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab juga akan mempertimbangkan penugasan berdasarkan domisili ASN agar lebih dekat dengan lokasi kerja.

“Ke depan akan kita evaluasi agar penugasannya lebih dekat dengan tempat tinggal. Sebenarnya sudah dilakukan, tapi karena banyaknya warga miskin di wilayah pinggiran, mau tidak mau kita libatkan banyak ASN,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow