Pipa Bocor Picu Ledakan di Kawasan Industri Maspion Gresik, Pabrik Minyak Goreng Terbakar
Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari lokasi kejadian sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran masyarakat di sekitar kawasan industri tersebut.
GRESIK, SJP — Insiden kebakaran hebat melanda salah satu perusahaan manufaktur di Kawasan Industri Maspion (KIM), Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (21/1/2026).
Si jago merah dilaporkan mengamuk di area operasional PT Batara Elok Semesta Terpadu, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi minyak goreng.
Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari lokasi kejadian sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran masyarakat di sekitar kawasan industri tersebut.
Kepala Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Adi Suprayitno, mengungkapkan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, api diduga kuat berasal dari kegagalan teknis pada jalur produksi.
"Api diduga dipicu oleh kebocoran pipa pada jalur strainer. Kebocoran tersebut kemudian menyambar ke panel listrik hingga mengakibatkan ledakan api yang cukup besar," ujar Adi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Sejumlah pekerja yang berada di area mesin boiler menjadi saksi mata detik-detik mencekam tersebut. Begitu ledakan terjadi yang disertai kepulan asap putih tebal, seluruh karyawan segera melakukan evakuasi mandiri untuk menyelamatkan diri, menghindari potensi jatuhnya korban jiwa.
Merespons situasi darurat, pihak manajemen perusahaan segera menghubungi Dinas Damkarla Kabupaten Gresik. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran, yang terdiri dari armada dinas dan bantuan pihak swasta, diterjunkan ke titik api.
"Personel yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Operasi pemadaman hingga proses pembasahan di area mesin boiler berlangsung selama kurang lebih satu jam," tambah Adi.
Meskipun insiden ini sempat menyebabkan kepanikan luar biasa di lingkungan industri, Dinas Damkarla memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan manajemen perusahaan masih melakukan investigasi mendalam untuk menaksir total kerugian materiel akibat kerusakan panel listrik dan mesin produksi.
Area kebakaran kini telah dipasangi garis pengaman guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

