Petugas Rencanakan Sisir Sungai Brantas untuk Cari Balita Hanyut di Blitar
Total ada 50 petugas gabungan yang diterjunkan untuk melakukan pencairan terhadap balita berusia 1 tahun 10 bulan tersebut
BLITAR, SJP—Petugas gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Malang, BPBD, TNI/Polri, pemerintah desa dan relawan melanjutkan pencarian balita yang hanyut di selokan di Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Senin (19/5/2025) pagi.
Totalnya, ada 50 petugas gabungan yang diterjunkan untuk melakukan pencairan terhadap balita berusia 1 tahun 10 bulan tersebut. Petugas melakukan pencarian dengan cara menyisir sungai dekat saluran air di Desa Kalipucung.
Koordinator Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza mengungkapkan, proses pencarian dilakukan dengan cara turun langsung ke sungai dengan bantuan alat apung.
"Sebenarnya kami sudah membawa perahu karet. Namun berdasarkan hasil evaluasi dan survei, proses pencarian lebih efektif dengan cara masuk ke sungai menggunakan alat bantu apung," ucapnya, Senin (19/5/2025).
Dijelaskan Yoni, dari lokasi hanyutnya balita tersebut, sekitar 100 meter ke bawah terdapat sungai kecil. Sehingga proses pencarian difokuskan pada sungai kecil ke arah barat yang panjangnya sekitar 500 meter. Karena di aliran sungai kecil tersebut terdapat beberapa pusaran air dan DAM.
"Pencarian korban di sungai kecil harus tuntas hari ini. Nanti akan kami evaluasi lagi," jelasnya.
Yoni menyebut, jika pencairan di sungai kecil itu tidak berhasil, petugas akan melakukan pencarian korban di sungai brantas yang menjadi muara dari sungai kecil tersebut. Pihaknya telah menyiapkan satu perahu karet untuk melakukan pencarian korban di aliran sungai brantas.
"Lokasinya memang di Desa Kalipucung. Namun kami membuka posko pencarian di Desa Bendosari, Sanankulon. Karena di sini, lokasinya dekat dengan sungai kecil maupun sungai berantas dan lebih memudahkan kami dalam melakukan proses pencarian," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang balita berinisial MA berusia 1 tahun 10 bulan dilaporkan hilang terhanyut aliran air selokan di depan rumahnya, di Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar pada Ahad (18/5/2025) sore.
Awalnya, MA bersama saudara sepupunya D (5) bermain di samping rumah. Saat itu, ibu korban sedang berada di dapur untuk membenahi kompor. Namun, saat dipanggil-panggil oleh ibunya, MA tidak menjawab sama sekali.
"Ibu korban ini sempat bertanya ke D, di mana keberadaan anak kandungnya. Lalu, D menjawab korban sempat berjalan ke arah saluran air atau selokan depan rumahnya yang sedang mengalir deras karena baru saja diguyur hujan deras. Dari situ akhirnya sadar, anaknya hilang hanyut terbawa arus air di selokan," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

