Dari Akademi Barcelona ke Persik Kediri, Kiprah Panjang Jon Toral di Dunia Sepak Bola

Perjalanan karier Jon Toral dari akademi La Masia hingga berlabuh di Persik Kediri jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

17 Jan 2026 - 08:00
Dari Akademi Barcelona ke Persik Kediri, Kiprah Panjang Jon Toral di Dunia Sepak Bola
Perjalanan karier Jon Toral, gelandang anyar Persik Kediri. (Foto: MO Persik Kediri)

KEDIRI – Tidak banyak pemain yang bisa mengatakan bahwa langkah awal karier sepak bolanya ditempa di salah satu akademi terbaik dunia. Jon Toral adalah salah satunya. Gelandang asal Spanyol itu kini membuka lembaran baru bersama Persik Kediri, setelah perjalanan panjang yang membawanya melintasi berbagai liga dan negara.

Putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026 menjadi panggung terbaru bagi pemain berusia 30 tahun tersebut. Kedatangannya ke Persik bukan sekadar menambah daftar pemain asing, tetapi juga menghadirkan cerita tentang konsistensi, adaptasi, dan perjalanan karier yang terus bergerak mengikuti ritme sepak bola profesional.

Jon Toral memulai langkahnya sejak usia belia di klub lokal UE Barri Santes Creus. Bakatnya kemudian mengantarkannya masuk ke akademi Barcelona, La Masia, pada 2003. Hampir delapan tahun ia mengasah kemampuan di lingkungan yang melahirkan banyak bintang besar sepak bola dunia, sebelum akhirnya melanjutkan petualangan ke Inggris.

Arsenal menjadi pelabuhan berikutnya. Bersama klub London Utara tersebut, Toral merasakan atmosfer sepak bola Inggris, meski lebih banyak ditempa melalui masa peminjaman. Brentford, Birmingham City, Granada, hingga Glasgow Rangers menjadi bagian dari proses panjangnya sebagai pesepakbola profesional yang terus mencari ruang berkembang.

Selepas enam tahun bersama Arsenal, Toral melanjutkan karier di kompetisi Championship Inggris bersama Hull City dan Birmingham City. Dari Inggris, perjalanannya berlanjut ke Yunani bersama OFI Crete FC, sebelum akhirnya menjajal atmosfer sepak bola Asia dengan bergabung ke Mumbai City FC di India.

Kini, perjalanan itu membawanya ke Indonesia. Persik Kediri menjadi destinasi terbaru, sekaligus babak baru dalam kariernya. Manajer Tim Persik Kediri, M Syahid Nur Ichsan, menilai pengalaman panjang Toral di berbagai kompetisi menjadi modal penting bagi skuad Macan Putih.

“Jon Toral adalah pemain dengan visi bermain yang baik. Kami berharap kehadirannya bisa membawa keseimbangan serta meningkatkan kreativitas permainan Persik di putaran kedua nanti,” ujar Syahid.

Pengalaman lintas liga dan negara tersebut diharapkan membuat Toral mampu cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia. Persik menaruh optimisme bahwa kematangan permainan sang gelandang dapat memberi kontribusi nyata, terutama dalam menjaga stabilitas dan alur permainan di lini tengah.

Kedatangan Jon Toral juga menjadi bagian dari langkah Persik Kediri dalam menyusun ulang kekuatan tim. Sebelumnya, klub melepas tiga pemain pada bursa transfer paruh musim, yakni Lucas Gama, Khursidbek Muktorov, dan pemain muda Haikal Riza. Lucas Gama bergabung dengan PSS Sleman, sementara Haikal Riza dipinjamkan ke Persela Lamongan.

Di usia yang memasuki fase matang sebagai pesepakbola, Jon Toral kini datang ke Kediri bukan sebagai pemain yang mencari pengalaman, melainkan membawa pengalaman itu sendiri. Dari La Masia hingga Asia, perjalanan panjang tersebut kini berlabuh di Kota Tahu, dengan harapan memberi warna baru bagi permainan Persik Kediri di putaran kedua musim ini. (**) 

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow