Perkuat Solidaritas Warga, Legislator PDI Perjuangan Jombang Konsisten Gerakkan Olahraga Sepak Bola
Melalui inisiasi kompetisi sepak bola kampung, mantan Kepala Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto ini menjadikan lapangan hijau sebagai instrumen strategis untuk memupuk silaturahmi lintas generasi sekaligus menjaring bakat lokal.
JOMBANG, SJP — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jombang dari Fraksi PDI Perjuangan, Jawahirul Fuad, terus memperkuat komitmennya dalam pembinaan olahraga di tingkat akar rumput.
Melalui inisiasi kompetisi sepak bola kampung, mantan Kepala Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto ini menjadikan lapangan hijau sebagai instrumen strategis untuk memupuk silaturahmi lintas generasi sekaligus menjaring bakat lokal.
Pantauan di Lapangan Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, pada Ahad (4/1/2026) sore, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat.
Sedikitnya 80 pesepak bola yang terbagi dalam tiga tim dari berbagai penjuru Jombang memadati area pertandingan untuk mengikuti agenda latihan bersama yang rutin digelar tiga hari dalam setiap pekan.
Jawahirul Fuad menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar aktivitas fisik musiman, melainkan program berkelanjutan yang telah berjalan selama bertahun-tahun.
Menurutnya, sepak bola memiliki peran krusial dalam menjaga kebugaran kolektif dan menyediakan kanal positif bagi pemuda guna meminimalisir kegiatan negatif.
"Kegiatan ini rutin kami laksanakan guna menjaga kesehatan kolektif. Pesertanya sangat representatif, mencakup kategori remaja hingga kelompok usia di atas 40 tahun (Old Star)," ujar politisi muda yang karib disapa Jawahirul itu saat ditemui di lokasi pertandingan, Ahad sore.
Ia menambahkan, konsistensi latihan di tingkat desa merupakan kunci utama dalam memantau potensi atlet daerah.
Ia berharap, dari lapangan desa inilah akan lahir talenta kompetitif yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Jombang di kancah yang lebih tinggi.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, momentum latihan kali ini ditutup dengan prosesi refleksi dan doa bersama di tengah lapangan.
Menjelang petang, para pemain dan tokoh masyarakat berkumpul untuk melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.
"Kegiatan sore ini kami barengi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Ini adalah bentuk refleksi atas nikmat kesehatan serta upaya mempererat solidaritas yang telah terjaga dengan baik antara warga dan para pemain," imbuh legislator Banteng di Kota Santri tersebut.
Sebagai informasi bagi masyarakat luas, kegiatan di Lapangan Desa Tambar ini bersifat terbuka bagi seluruh tim di Kabupaten Jombang. Agenda latihan rutin dijadwalkan tiga kali seminggu, yakni pada hari Senin, Rabu, dan Jumat.
Adapun untuk akhir pekan, Sabtu dan Minggu, lapangan difokuskan untuk agenda sparing persaudaraan (pertandingan persahabatan) yang dimulai pukul 15.00 WIB hingga menjelang waktu Magrib. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

