Perketat Keamanan Bromo: Disporapar Probolinggo Siapkan CCTV hingga Penataan Ulang Parkir

Kenyamanan wisatawan adalah harga mati! Menyikapi situasi terkini, Pemkab Probolinggo melalui Disporapar bersama kepolisian dan warga Desa Ngadisari resmi bersepakat untuk memperketat keamanan di kawasan Gunung Bromo.

20 Feb 2026 - 23:21
Perketat Keamanan Bromo: Disporapar Probolinggo Siapkan CCTV hingga Penataan Ulang Parkir
Rapat bersama. (Foto: Dispopar for SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Merespons dinamika keamanan di sektor pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor.

Pertemuan strategis yang berlangsung di Wisma Utjik, Desa Ngadisari, ini bertujuan untuk menyusun langkah konkret guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas, seperti pencurian barang milik wisatawan, di masa mendatang.

Rakor ini melibatkan jajaran Kepala Desa di kawasan penyangga Bromo, Kapolsek Sukapura, operator jeep, hingga tokoh masyarakat setempat. Fokus utamanya adalah melakukan transformasi sistem keamanan agar destinasi unggulan ini tetap memiliki reputasi yang baik di mata dunia.

Salah satu kesepakatan krusial dalam pertemuan tersebut adalah rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) di berbagai titik rawan serta penataan ulang kantong-kantong parkir kendaraan.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan komitmen kolektif untuk menjamin kenyamanan setiap pengunjung.

"Jadi rakor ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab bersama serta untuk memastikan kawasan Gunung Bromo tetap aman, tertib, dan nyaman bagi wisatawan yang datang sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi," tegas Heri Mulyadi.

Selain aspek teknis seperti teknologi CCTV, pembenahan juga menyasar pada penguatan regulasi bagi para pelaku jasa wisata. Peningkatan intensitas patroli gabungan dan penegasan aturan bagi pengemudi moda transportasi wisata akan dilakukan guna menciptakan standar pelayanan yang lebih profesional.

Heri juga menekankan bahwa kasus hilangnya aset wisatawan mancanegara yang terjadi beberapa waktu lalu saat ini telah dalam penanganan serius oleh pihak kepolisian. Mendatang, jalur komunikasi antara masyarakat dan aparat akan diperpendek agar setiap insiden dapat direspons secara instan.

"Keamanan kawasan wisata tidak hanya tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab bersama, dan dengan sinergi kuat, kami yakin Gunung Bromo akan tetap menjadi destinasi yang aman dan dipercaya wisatawan," imbuhnya dengan optimis.

Dengan sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap Gunung Bromo tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga jaminan keselamatan bagi siapa saja yang mengunjunginya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow