Peringati 5 Tahun Kepengurusan, Fatayat NU Surabaya Luncurkan Program Transformasi Sosial
Fatayat NU Surabaya menandai lima tahun kepengurusan dengan luncurkan beragam program transformasi sosial, meliputi Garfa, Sahabat Qurani, dan pengadaan KTA.
SURABAYA, SJP - Dalam rangka memperingati lima tahun kepengurusannya, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya meluncurkan berbagai program inovatif yang bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam masyarakat.
Salah satu inisiatif utama yang diperkenalkan adalah Garda Fatayat (Garfa), sebuah unit khusus yang berfokus pada keamanan, pemberdayaan perempuan, serta bantuan sosial bagi masyarakat. Program tersebut selaras dengan Fatayat NU yang merupakan organisasi perempuan muda NU.
Ketua PC Fatayat NU Surabaya, Camelia Habiba, memperkenalkan Garfa dan beragam program inovatif lain dalam rangkaian acara pelantikan raya Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) di Masjid Raya Islamic Center Surabaya pada Sabtu (22/2/2025).
Menurutnya, program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fatayat NU dalam menciptakan perubahan sosial yang nyata.
"Garfa akan menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan, sekaligus menginisiasi berbagai program sosial yang berkelanjutan," ujar Habiba, Sabtu (22/2/2025).
Program Transformasi Sosial Fatayat NU
Sebagai bagian dari peringatan lima tahun kepengurusan, Fatayat NU Surabaya merancang sejumlah program inovatif yang meliputi:
1. Garda Fatayat (Garfa)
- Bertugas dalam perlindungan perempuan dan advokasi hak-hak perempuan.
- Berperan dalam pelatihan keterampilan dan wirausaha perempuan untuk mendukung kemandirian ekonomi.
- Menginisiasi program bantuan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat.
2. Sahabat Qurani
- Program kelas tahsin untuk meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an bagi anggota dan masyarakat luas.
3. Kartu Tanda Anggota (KTA) Fatayat NU Surabaya
- Sebagai bagian dari Program Sejuk (Sejuta Kader), KTA bertujuan memperkuat struktur keanggotaan Fatayat NU di Surabaya.
Menurut Habiba, seluruh program ini tidak hanya untuk memperingati lima tahun kepengurusan, tetapi juga sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih inklusif dan progresif.
"Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga subjek yang berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat," tegasnya.
Sinergi untuk Masa Depan
Fatayat NU Surabaya ingin memastikan bahwa peringatan lima tahun kepengurusan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam berbagai bidang.
Dengan program seperti Garfa, Sahabat Qurani, dan KTA, Fatayat NU menegaskan komitmennya sebagai penggerak perubahan sosial berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
"Kami ingin Fatayat NU Surabaya hadir sebagai kekuatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan internal, tetapi juga membawa dampak nyata bagi lingkungan sekitar," kata Habiba.
Melalui berbagai program inovatif ini, Fatayat NU Surabaya terus menunjukkan perannya sebagai motor perubahan sosial yang aktif dan berkelanjutan. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

