Perangi Stunting, Museum Tubuh Jatim Park Luncurkan Program Pemeriksaan Gizi
The Bagong Adventure Museum Tubuh meluncurkan program pemeriksaan antropometri dan status gizi. Program ini untuk menekan angka stunting dan edukasi kesehatan.
KOTA BATU, SJP — The Bagong Adventure Museum Tubuh, destinasi wisata edukasi kesehatan di bawah naungan Jawa Timur Park Group, resmi meluncurkan program pemeriksaan antropometri dan status gizi, Senin (25/8/2025).
Program ini digagas sebagai upaya nyata mendukung perbaikan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus menegaskan komitmen Jatim Park Group menghadirkan wisata edukasi yang bermanfaat dan berkualitas bagi pengunjung.
Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group, Titik S Aryanto, menyatakan, peluncuran program tersebut tidak hanya menambah nilai edukatif Museum Tubuh, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
“Melalui program pemeriksaan antropometri dan status gizi ini, Museum Tubuh ingin berkontribusi dalam membantu pemerintah menekan angka stunting di Indonesia. Pengunjung tidak hanya berwisata, tapi juga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar secara preventif,” ujarnya.
Pemeriksaan antropometri di Museum Tubuh meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar lengan, serta perhitungan Indeks Massa Tubuh. Tahap berikutnya dilanjutkan dengan pemeriksaan status gizi, kesehatan mulut, gigi, telinga, hingga konseling gizi.
Layanan tersebut ditangani langsung oleh tenaga medis Museum Tubuh. Bahkan, screening kesehatan dilakukan untuk mendeteksi potensi risiko pertumbuhan anak sejak dini agar dapat dilakukan intervensi tepat waktu.
Titik menambahkan, program ini difokuskan untuk anak-anak karena intervensi gizi sejak usia dini lebih efektif. Dengan data hasil pemeriksaan, orang tua bisa mengetahui kondisi gizi dan kesehatan anak secara detail.
“Museum Tubuh menyediakan layanan pemeriksaan mata, telinga, gula darah, skin analyzer, hingga hair analyzer. Semua layanan bisa diakses pengunjung tanpa biaya tambahan karena sudah termasuk tiket masuk,” jelasnya.
Peluncuran program ditandai talkshow bersama Asisten Manager Museum Tubuh sekaligus dokter, Novita Megawati, S.Ked., M.M., yang dilanjutkan pemeriksaan kepada anak-anak perwakilan TK se-Kecamatan Bumiaji.
Usai pemeriksaan, seluruh peserta diajak berkeliling mengenal lebih dekat koleksi replika organ tubuh manusia terbesar di Asia yang menjadi daya tarik utama Museum Tubuh.
Jawa Timur Park Group menegaskan akan terus menghadirkan inovasi wisata edukasi yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membawa dampak nyata. Program pemeriksaan gizi ini menjadi wujud nyata komitmen tersebut.
“Harapan kami, dengan langkah ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dan kesehatan akan semakin meningkat, sehingga angka stunting di Indonesia dapat terus ditekan,” pungkas Titik. (adv)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

