Penyaluran Bantuan Pangan di Jombang Ditargetkan Rampung Pertengahan Juni 2026

Perum Badan Urusan Logostik (Bulog) Cabang Mojokerto bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada seluruh Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP).

03 Jun 2026 - 11:30
Penyaluran Bantuan Pangan di Jombang Ditargetkan Rampung Pertengahan Juni 2026
Prosesi penyerahan bantuan pangan kepada warga di Jombang oleh Perum Bulog Mojokerto. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (Bapang) untuk masyarakat di Kabupaten Jombang terus berjalan sesuai jadwal. Perum Badan Urusan Logostik (Bulog) Cabang Mojokerto bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada seluruh Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Jombang hingga saat ini berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, serta petugas di lapangan.

“Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Jombang terus kami percepat dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran dan kualitas beras yang diterima masyarakat. Kami menargetkan seluruh proses penyaluran dapat diselesaikan sesuai jadwal, yaitu paling lambat pada tanggal 12 Juni 2026,” ujar Muhammad Husin dalam pesan diterima wartawan, Rabu (3/6/2026). 

Program Bantuan Pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bulog Cabang Mojokerto memastikan beras yang disalurkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan dan diterima dalam kondisi baik.

Untuk mendukung kelancaran penyaluran, Bulog Cabang Mojokerto juga terus melakukan monitoring dan evaluasi di setiap titik distribusi. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kendala di lapangan serta memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima yang berhak.

Melalui sinergi antara Perum Bulog, pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa, serta seluruh pihak terkait, penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat selesai tepat waktu pada 12 Juni 2026. Dengan demikian, manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan percepatan penyaluran yang terus dilakukan, Bulog Cabang Mojokerto menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Jombang.

Perlu diketahui data penerima bapang ini bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKSN) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program bapang ini didistribusikan pemerintah kepada 33.244.408 penerima atau KK di seluruh Indonesia.

Untuk penerima bantuan pangan se-Kabupaten Jombang sebanyak 207.858 penerima. Total beras yang disalurkan sebanyak 4.157.160 kilogram dan minyak goreng sebanyak 831.432 liter. 

Ia menambahkan, program bantuan pangan ini bertujuan mendukung swasembada pangan berkelanjutan yang merupakan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Untuk tahun 2026 ini diberikan untuk yang pertama, yakni alokasi bulan Februari dan Maret. Mudah-mudahan nanti juga akan ada bantuan selanjutnya, apakah untuk alokasi April, Mei, dan bulan-bulan berikutnya," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang mengapresiasi langkah Bulog dalam mendukung ketahanan pangan di Jombang. Merujuk hasil rapat high level meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat tahun 2026 tanggal 30 Januari 2026 dan Surat Menteri Sekretaris Negara nomor B-08 tanggal 9 Februari 2026, telah ditetapkan bahwa penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng menjadi salah satu program stimulus ekonomi tahun 2026.

"Merupakan program direktif Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Prabowo Subianto, terkait dengan cadangan pangan nasional yang hari ini didistribusikan kepada seluruh warga negara Indonesia," terang Bupati Warsubi.

Menurut Bupati Warsubi, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional telah menindaklanjuti dengan menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan tersebut.

"Total keseluruhan bantuan pangan diberikan kepada 33.244.408 penerima bantuan pangan (PBP) bersumber dari data tunggal sosial dan ekonomi nasional (Data Sosek) yang ada di Desil 1 sampai dengan Desil 5," tandasnya. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow