Pengurus FKUB Kota Batu Dikukuhkan, Diharapkan Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama
Mokhammad Rubai pada Sabtu (31/5/2025) terpilih sebagai Ketua FKUB untuk periode lima tahun ke depan. Dikenal sebagai tokoh moderat dan juru damai, Rubai menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja-kerja dialog lintas iman dan memperluas keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun toleransi.
KOTA BATU, SJP—Sebanyak 17 Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu Periode 2025–2030 secara resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Batu H. Nurochman di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, baru-baru ini.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas agama serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat Kota Batu yang multikultural.
Mokhammad Rubai terpilih sebagai ketua FKUB Kota Batu untuk periode lima tahun ke depan. Dia dikenal sebagai tokoh moderat dan juru damai.
Rubai menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja-kerja dialog lintas iman dan memperluas keterlibatan masyarakat. Khususnya generasi muda, dalam membangun toleransi.
“Kerukunan bukan sesuatu yang hadir dengan sendirinya. Dia harus dijaga, dirawat, dan diajarkan. Kami berkomitmen menjadikan FKUB sebagai rumah bersama bagi seluruh umat beragama di Kota Batu,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Rubai memaparkan beberapa program prioritas yang akan dijalankannya. Di antaranya perintisan desa sadar kerukunan di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.
Kemudian program FKUB go to school yang bertujuan mengenalkan nilai-nilai toleransi kepada pelajar. Lalu mendorong lahirnya perwali tentang izin pendirian rumah ibadah.
Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi kontribusi FKUB dalam menjaga harmoni sosial dan kehidupan beragama di Kota Batu.
Nurochman menekankan pentingnya sinergi antara FKUB, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang rukun dan damai.
“Sudah tidak terbantahkan lagi, kemanfaatan kehadiran FKUB sangat dirasakan oleh masyarakat. FKUB telah memperkuat fondasi kehidupan sosial yang toleran dan harmonis di Kota Batu,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan rencananya untuk merevisi perwali terkait struktur FKUB agar lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah, serta mendorong dukungan kebijakan nasional dan operasional untuk penguatan peran FKUB.
"Dengan pengukuhan ini, diharapkan FKUB Kota Batu semakin kokoh sebagai wadah kolaborasi antarumat beragama serta motor penggerak kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kota Batu," tandasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

