Pengolahan Limbah Pakan Ternak di Patianrowo Disidak, Ini Kata DLH Nganjuk

Inspeksi mendadak (Sidak) gabungan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap lingkungan dan perizinan yang berlaku di sektor pengolahan limbah di Kabupaten Nganjuk.

30 Jan 2025 - 22:00
Pengolahan Limbah Pakan Ternak di Patianrowo Disidak, Ini Kata DLH Nganjuk
Kepala DLH Nganjuk, Subani bersama tim gabungan inspeksi di limbah pakan ternak (kuswanto/SJP

NGANJUK, SJP - Polemik limbah pengolahan pakan ternak di Desa Babdan Kecamatan Patianrowo aknirnya ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perizinan beserta Forpincam Patianrowo, Kamis (30/1/2025).

Inspeksi mendadak (Sidak) gabungan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap lingkungan dan perizinan yang berlaku di sektor pengolahan limbah di Kabupaten Nganjuk.

Sidak gabungan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala DLH Nganjuk, Subani bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMSTP) Purwo Bujono, serta DKPP dan Forpincam Patianrowo.

Kepala DLH Nganjuk, Subani menegaskan, pihaknya tidak mencium bau tidak sedap, seperti yang dikeluhkan oleh warga setempat. Hal itu dimungkinkan, karena saat sidak tidak ada kegiatan di lokasi. 

"Kami tidak menemukan bau, saya kira tidak ada masalah dan tidak ada pelanggaran yang merugikan lingkungan," ujarnya.

Disinggung terkait pengolahan limbah yang pernah dimonitoring oleh DLH Nganjuk, pihaknya sudah melakukan musyawarah bersama warga setempat yang komplain terkait bau tidak sedap.

"Saya ingat, pendopo Desa Babadan ini sebagai saksi waktu kita kumpul untuk musyawarah terhadap komplain warga. Saya tidak mau mendesak pemilik untuk lebih jauh bertanya. Belum ada laporan, baik secara tertulis maupun otentik," ucapnya.

Mantan Camat Kertosono ini juga menjelaskan, kalau untuk makanan pakan ternak tidak perlu koordinasi dengan DLH, selama produknya aman untuk dikomsumsi ternak. Bahkan, untuk limbahnya, DLH akan mengatur waktu untuk monitoring dan evaluasi ke perusahaan.

"Kita cek juga mas, intinya kami ada jadwal ke sana. Kalau kita nanti salah tebak akan menimbulkan konflik, yang pasti kita secepatnya menugaskan tim ke sana disesuaikan dengan jadwal yang ada," bebernya.

Ditambahkan Subani, pihaknya saat sidak menemukan alat pengolahan, seperti hand traktor, ada juga kotak bak sampah, dan dirinya menjelaskan tidak ada gangguan lingkungan hidup.

"Tidak ada gangguan lingkungan hidup, kalaupun dilabkan (tes laboratorium), siapa yang membiayai mas," tuturnya sembari tertawa. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow