Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Soeharto, Golkar Jombang Gelar Tasyakuran
Ketua DPD Golkar turut mengutip pernyataan Profesor Mahfud MD, yang menyebutkan bahwa penetapan gelar pahlawan untuk Soeharto telah memenuhi 13 kriteria persyaratan. Salah satunya adalah pengakuan dunia kepada Soeharto sebagai Bapak Pembangunan.
JOMBANG, SJP– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jombang menggelar acara tasyakuran sebagai wujud syukur atas penetapan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar Soeharto.
Gelar kehormatan tersebut dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Acara yang dilangsungkan di kantor DPD Golkar Jombang ini dihadiri oleh jajaran pengurus, kader, simpatisan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan refleksi mengenai kiprah panjang Jenderal Soeharto dalam membangun fondasi bangsa.
Ketua DPD Golkar Jombang, Andik Basuki Rahmat, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keputusan Presiden Prabowo tersebut.
Ia mengatakan bahwa pendiri Partai Golkar itu, terlepas dari pro dan kontra, kini secara resmi telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
"Perintah dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) kita diwajibkan kepada semua DPD Partai Golkar, baik kota, kabupaten, maupun provinsi, supaya melakukan satu kegiatan tasyakuran," ucap Andik kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
Menurut dia, gelar ini merupakan bentuk penghormatan negara atas sumbangsih Presiden RI kedua tersebut dalam menjaga stabilitas nasional dan pembangunan ekonomi Indonesia.
"Bagi kami, Pak Harto bukan hanya tokoh besar Golkar, tapi juga simbol pembangunan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada negara. Gelar ini sangat layak diberikan," tegasnya.
Ia turut mengutip pernyataan Profesor Mahfud MD, yang menyebutkan bahwa penetapan gelar pahlawan untuk Soeharto telah memenuhi 13 kriteria persyaratan. Salah satunya adalah pengakuan dunia kepada Soeharto sebagai Bapak Pembangunan.
"Termasuk pada masanya, Indonesia mengalami swasembada pangan," imbuhnya.
Selain Soeharto, Andik juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang merupakan tokoh nasional kelahiran Kabupaten Jombang.
Andik mengajak kepada seluruh kader dan generasi muda untuk melanjutkan perjuangan dalam membangun bangsa.
"Perjuangan membangun bangsa harus terus dilanjutkan oleh generasi sekarang, termasuk kader-kader Golkar di Jombang," tutupnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

