Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir Bandang di Situbondo Butuh Anggaran Rp160 Miliar

Untuk percepatan pemulihan infrastruktur, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo terus melakukan pemuktahiran data sebagai penanganan lanjutan. 

06 Feb 2026 - 06:05
Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir Bandang di Situbondo Butuh Anggaran Rp160 Miliar
Bupati Situbondo saat meninjau bangunan sekolah yang ambruk dan siswanya mengalami kendala dalam proses belajar mengajar karena peralatan dan fasilitas sekokah banyak yang rusak. (Foto : Sugeng/SJP)

SITUBONDO, SJP - Pascabanjir di Situbondo, Pemerintah berupaya mengoptimalkan pemulihan berbagai infrastruktur di wilayah terdampak banjir, khususnya infrastruktur pendidikan. 

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kamis (5/2/2026) meninjau langsung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Banyuglugur Situbondo.

Kedatangan Bupati ke wilayah paling barat Situbondo itu, untuk melihat dan memastikan kondisi belajar mengajar siswa yang dilaporkan terganggu akibat bencana banjir bandang 21 Januari yang lalu. 

Di sekolah tersebut, ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) kemungkinan besar tidak bisa dilakukan karena media belajar siswa rusak dan tak bisa digunakan lagi akibat banjir bandang.

Tak hanya di SMPN 1 Banyuglugur saja, puluhan sekolah di wilayah terdampak banjir juga dilaporkan banyak mengalami kerusakan. 

Untuk percepatan pemulihan infrastruktur, bupati terus melakukan pemuktahiran data sebagai penanganan lanjutan. 

"Kami terus mengupdate data karena kondisi faktual dan aktual di lapangan masih berkembang," kata Mas Rio, Sapaan karib Bupati Situbondo. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyampaikan kondisi riil pasca banjir kepada pemerintah pusat agar pendanaan bisa dijalankan untuk pemulihan infrastruktur.

"Yang penting, Insfrastruktur pendidikan, jalan, jembatan, pertanian dan fasilitas publik lainnya bisa kembali seperti semula," ucapnya. 

Total anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan pasca banjir diperkirakan mencapai Rp160 milliar hingga Rp 190 milliar dengan rincian perbaikan bangunan pendidikan Rp35 milliar, perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik Rp52 milliar, sektor permukiman dan lingkungan Rp25 milliar, penurunan kapasitas sungai Rp28 milliar, sarana pasar Rp40 milliar dan tempat ibadah Rp15 milliar. (**)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow