Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Kediri, Harga Pangan Terkendali

Ratusan warga memadati pasar murah Pemprov Jatim di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026), di tengah tingginya harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Beras SPHP dijual Rp 55.000 per 5 kilogram dan cabai rawit Rp 40.000 per kilogram.

02 Mar 2026 - 17:32
Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Kediri, Harga Pangan Terkendali
Ratusan warga mengantre dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemprov Jatim di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026), untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah menjelang Idulfitri. (Foto:beritasatu.com)

KEDIRI, SJP – Ratusan warga memadati pasar murah Pemprov Jatim di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026), di tengah tingginya harga sejumlah bahan pokok menjelang Idulfitri. Warga bahkan rela mengantre lebih dari satu jam demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran. Sejak pagi, warga sudah berdatangan untuk memperoleh antrean lebih awal.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir dan membagikan ratusan beras SPHP, telur, serta produk UMKM Kediri kepada masyarakat yang hadir.

Sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP dipatok Rp 55.000 untuk kemasan 5 kilogram, beras premium Rp 70.000 kemasan 5 kilogram, serta cabai rawit Rp 40.000 per kilogram atau lebih rendah dari harga pasar sekitar Rp 80.000 per kilogram.

"Saya tadi membeli beras, telur, minyak goreng dan gula. Dan harganya lebih murah di sini, dengan selisih Rp 2.000 sampai Rp 10.000. Tadi saya antre 1 jam lebih," Kata Darmasih, salah seorang warga.

Gubernur Khofifah menegaskan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Lebaran.

“Pasar murah ini merupakan bagian dari instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Dan harga-harga komoditi sembako dalam pasar murah ini jauh lebih murah dibandingkan dengan di pasaran. Kami juga pastikan stok sembako di Jawa Timur aman sampai Lebaran nanti,” ucap Khofifah.

Pemprov Jatim juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena ketersediaan pangan di Jawa Timur dipastikan aman hingga Hari Raya Idulfitri. Langkah ini diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya permintaan jelang Lebaran. (*)

Sumber: beritasatu.com

Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang 

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow