Pemkot Probolinggo Siapkan Kawasan Industri 321 Hektare, Bidik Investor dan Perkuat Sektor Logistik
Pemkot Probolinggo terus tancap gas menarik investor! Kawasan industri 321 hektare hingga rencana KEK Bromo Integrated Economic City disiapkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadikan kota ini sebagai pusat logistik masa depan.
KOTA PROBOLINGGO, SJP – Pemerintah Kota Probolinggo terus menggencarkan upaya untuk menarik minat investor dengan menyiapkan kawasan khusus industri sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai investasi sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Probolinggo secara berkelanjutan.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi pembangunan jangka panjang daerah tahun 2025 hingga 2045.
Dalam visi tersebut, Kota Probolinggo diarahkan menjadi kota logistik yang kuat, modern, serta berkelanjutan dalam mendukung aktivitas ekonomi regional maupun nasional.
“Pemerintah Kota Probolinggo telah menyiapkan sejumlah kawasan strategis, termasuk kawasan peruntukan industri seluas 321 hektare. Selain itu, kami juga tengah merancang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dinamakan Bromo Integrated Economic City,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan kawasan industri dan rencana KEK tersebut diharapkan menjadi magnet baru bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kota Probolinggo.
Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan berbagai kemudahan, terutama dalam proses perizinan, guna menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.
Selain kemudahan regulasi, Pemkot Probolinggo juga berupaya menghadirkan lingkungan usaha yang aman, nyaman, dan kondusif. Hal ini dinilai penting agar para investor merasa yakin dan terlindungi dalam menjalankan kegiatan usahanya di daerah tersebut.
Lebih lanjut, dr. Aminuddin mengungkapkan bahwa Kota Probolinggo memiliki berbagai potensi sektor yang menjanjikan bagi investasi. Di antaranya sektor pertanian, energi, hingga logistik yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara optimal.
Tak hanya itu, peluang investasi juga terbuka lebar pada sektor energi baru terbarukan, seperti pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain mendukung kebutuhan energi ramah lingkungan, sektor ini juga diyakini mampu menarik minat investor yang fokus pada pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, sektor pengolahan hasil pertanian dan pengembangan pergudangan logistik juga menjadi fokus utama. Kedua sektor ini dinilai strategis karena dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai pusat distribusi barang di wilayah tapal kuda Jawa Timur.
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh serta memfasilitasi berbagai kebutuhan agar potensi investasi yang ada dapat terealisasi dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo,” imbuhnya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo optimistis dapat menarik lebih banyak investor serta menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berdaya saing tinggi di masa mendatang. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

