Pemkot Batu Dorong Bank Jatim Perkuat Pembiayaan UMKM dan Ekonomi Daerah
Dengan dukungan sektor perbankan yang kuat, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan lebih stabil, inklusif, dan mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah persaingan ekonomi regional yang semakin ketat
KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran Bank Jatim sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Fokus utamanya bukan hanya pada penguatan sektor perbankan, tetapi juga bagaimana lembaga keuangan daerah mampu memperluas pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Sabtu (16/5/2026) bahwa peran bank pembangunan daerah saat ini tidak lagi sekadar sebagai institusi keuangan, melainkan bagian penting dalam memperkuat konektivitas antara kebijakan pemerintah daerah dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Sekaligus memastikan kehadiran Bank Jatim semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia menilai, tren pertumbuhan kinerja Bank Jatim selama tahun buku 2025 menunjukkan kondisi yang cukup solid. Hal tersebut terlihat dari peningkatan aset perusahaan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga peningkatan penyaluran kredit.
Bagi Pemkot Batu, kondisi tersebut dinilai penting karena sektor perbankan memiliki posisi strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama melalui pembiayaan sektor riil seperti UMKM, perdagangan, pertanian, hingga sektor wisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Batu.
"Pemerintah daerah berharap penguatan pembiayaan produktif dapat membantu pelaku usaha lokal memperluas kapasitas usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis," imbuhnya.
Melalui penguatan peran tersebut, Pemkot Batu berharap Bank Jatim dapat semakin optimal menjadi penghubung antara kebijakan fiskal pemerintah daerah dengan kebutuhan pembiayaan masyarakat secara langsung. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

