Pemkab Jember Launching UHC Prioritas, Seluruh Warga Kini Bisa Berobat Gratis

Masyarakat cukup datang langsung ke puskesmas atau rumah sakit tujuan, kemudian petugas akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaannya.

11 Apr 2025 - 14:35
Pemkab Jember Launching UHC Prioritas, Seluruh Warga Kini Bisa Berobat Gratis
Bupati Jember Muhamad Fawait saat kegiatan launching UHC. (Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta pada Kamis (10/4/2025) kemarin.

Acara peluncuran ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dengan peluncuran program UHC ini, Pemkab Jember memastikan seluruh masyarakat di wilayah ini tidak akan mengalami kendala dalam mengakses layanan berobat gratis.

Program ini dapat dimanfaatkan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia baik milik pemerintah maupun swasta yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, UHC merupakan prioritas pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang merata dan layak untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan adanya UHC prioritas ini, semua warga Jember bisa mendapatkan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS maupun rumah sakit lainnya,” ucapnya, Kamis (10/4/2025).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menyampaikan apresiasi atas komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh Pemkab Jember dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami melihat komitmen Pemerintah Kabupaten Jember sangat tinggi. Jember termasuk tiga kabupaten/kota dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Timur yang berhasil mencapai status UHC prioritas,” kata David.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan Pemkab Jember yang mengalokasikan anggaran dari efisiensi belanja daerah untuk mendaftarkan lebih dari 34 persen penduduk ke dalam program JKN.

Hingga saat ini, jumlah masyarakat Jember yang telah terdaftar dalam program JKN telah mencapai 98 persen, dengan peserta aktif sebanyak 81 persen.

“Ini adalah suatu komitmen yang sangat besar. Kami dari BPJS sangat memberikan apresiasi kepada komitmen tersebut. Kiranya bahwa program JKN ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jember,” imbuhnya.

David juga mengungkapkan, bahwa masyarakat yang menunggak pembayaran iuran BPJS tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan ini.

Mereka cukup datang langsung ke puskesmas atau rumah sakit tujuan, kemudian petugas akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaannya.

“Walaupun menunggak tapi layak dibantu. Bisa langsung didaftarkan dan akan langsung aktif. Bagi masyarakat yang menunggak atau belum menjadi peserta, bisa langsung didaftarkan di faskes rumah sakit,” pungkasnya. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow