Pemkab Blitar Gelontorkan BLT DBHCHT Tahap Akhir Kepada Ribuan Buruh

Bantuan tersebut ditujukan kepada ribuan pekerja yang menjadi tulang punggung sektor industri hasil tembakau dan cengkeh di wilayah Blitar.

21 Nov 2025 - 14:30
Pemkab Blitar Gelontorkan BLT DBHCHT Tahap Akhir Kepada Ribuan Buruh
Bupati Blitar saat memberikan bantuan kepada warga. (Istimewa)

BLITAR, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kembali mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada akhir tahun 2025. 

Bantuan tersebut ditujukan kepada ribuan pekerja yang menjadi tulang punggung sektor industri hasil tembakau dan cengkeh di wilayah Blitar.

Penyaluran BLT DBHCHT ini, yang dilaksanakan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar, merupakan wujud komitmen pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja lokal dan menjaga daya beli mereka.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaringan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, menjelaskan bahwa penyaluran BLT tahun 2025 terbagi dalam enam tahap, terhitung sejak Juli hingga Desember. Saat ini, empat tahap telah selesai disalurkan.

"Penyaluran sudah berlangsung empat kali dan berjalan lancar. Untuk tahap kelima disalurkan pada pertengahan bulan November dan tahap keenam disalurkan pada awal Desember 2025," ujar dia, Jumat (21/11/2025).

Setiap penerima yang telah terdata secara resmi, termasuk buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh, menerima BLT senilai Rp300 ribu per bulan selama enam bulan berturut-turut. 

Proses penyaluran dilakukan langsung melalui rekening masing-masing buruh, yang diklaim menjamin kecepatan dan ketepatan sasaran.

Yuni mencatat adanya peningkatan jumlah penerima BLT DBHCHT dari bulan ke bulan, menunjukkan meluasnya cakupan program.

Pada bulan Juli sebanyak 4.705 penerima dengan total BLT yang disalurkan mencapai Rp1,41 Miliar. Lalu, pada Agustus 2025 total ada 4.810 penerima BLT dan nilai yang digelontorkan pun mencapai total Rp1,44 Miliar. Selanjutnya, pada bulan September total ada 4.898 penerima dengan total nilai BLT mencapai Rp1,47 Miliar.

"Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli sekaligus memberikan dukungan ekonomi bagi para pekerja yang berperan besar dalam keberlangsungan industri tembakau dan cengkeh di Kabupaten Blitar. Semoga dapat menambah kesejahteraan bagi para buruh, khususnya buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok," tandasnya.

Pemkab Blitar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor ekonomi lokal dan mendorong kesejahteraan pekerja melalui program-program yang bersumber dari DBHCHT. (***)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow