Pelaku Balap Liar di Malang Diamuk Warga saat Ronda Sahur

Warga Mangliawan bubarkan balap liar di Jalan Raya Wendit. Insiden viral di media soaial. Beberapa pemuda pelaku balap liar terluka

03 Mar 2025 - 13:39
Pelaku Balap Liar di Malang Diamuk Warga saat Ronda Sahur
Kepolisian Sektor (Polsek) Pakis, Kabupaten Malang mengamankan remaja berikut sepeda motor yang terlibat aksi balap liar yang sempat heboh di media sosial. (Polsek Pakis for SJP)

MALANG, SJP Sebuah video yang menunjukkan aksi warga membubarkan balap liar di Jalan Raya Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi pada Ahad (2/3/2025) malam. Sejumlah pemuda yang diduga pelaku dan penonton balap liar terluka akibat bogeman warga yang geram dengan aktivitas tersebut.

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku sudah menerima laporan terkait balap liar di lokasi itu sejak beberapa hari sebelumnya.

"Kami memang sudah mendapat laporan dari warga mengenai kegiatan balap liar di Jalan Raya Wendit. Kami sudah berupaya melakukan patroli rutin. Tetapi para pelaku biasanya kabur saat melihat petugas datang," ucapnya, Senin (3/3/2025)

Pada Ahad malam sekitar pukul 23.30 WIB, polisi kembali mendapat informasi bahwa warga yang sedang melakukan patroli sahur membubarkan aksi balap liar. 

"Begitu mendapat informasi, anggota kami langsung menuju lokasi. Saat tiba, kami mendapati lima orang yang diduga sebagai pelaku dan penonton balap liar telah diamankan oleh warga," ungkapnya.

Namun, dalam proses pembubaran itu, beberapa pemuda sempat mengalami tindak kekerasan dari warga yang kesal dengan aktivitas balap liar di lingkungan mereka. 

"Kami memahami kemarahan warga. Karena balap liar ini sudah meresahkan. Tapi kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Biarkan penegakan hukum menjadi tugas kepolisian," tegas AKP Suyanto.

Untuk menghindari ketegangan lebih lanjut, petugas segera menenangkan massa dan mengevakuasi para pemuda yang mengalami luka-luka ke Puskesmas Pakis. 

"Korban mengalami luka lecet di kaki dan memar di bagian kepala. Setelah mendapat perawatan, mereka dijemput oleh keluarganya," jelasnya.

Selain mengamankan lima pemuda, polisi juga menyita tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam balap liar. 

"Kami amankan tiga kendaraan bermotor di Polsek Pakis sebagai barang bukti. Kendaraan ini akan kami periksa lebih lanjut," katanya.

AKP Suyanto menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli untuk mencegah balap liar di wilayah tersebut. 

"Kami akan lebih rutin melakukan patroli. Terutama di jam-jam rawan. Seperti tengah malam hingga dini hari. Kami juga akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk mencari solusi jangka panjang," ujarnya.

Pihaknya mengimbau para pemuda untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. 

"Balap liar ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko menyebabkan kecelakaan fatal. Kami mengajak anak-anak muda untuk menyalurkan hobi balap di tempat yang aman dan sesuai aturan. Misalnya melalui event resmi di sirkuit," tandasnya.

Sementara itu, pihak keluarga dari para pemuda yang terlibat menyatakan tidak akan menuntut secara hukum atas kejadian tersebut. 

"Korban dan keluarganya sudah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kami harap ini menjadi pelajaran bagi semua pihak," tutup AKP Suyanto. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow