PDI Perjuangan Siapkan Mesin Politik, Gotong Royong Jadi Kunci Kemenangan di Bondowoso

PDI Perjuangan Jawa Timur mulai memanaskan konsolidasi politik menuju Pemilu dan Pemilukada 2029 di Bondowoso. Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim Agus Wicaksono menegaskan target minimal delapan kursi DPRD dan merebut posisi eksekutif melalui kerja kolektif, gotong royong, penguatan kaderisasi, serta adaptasi media sosial untuk menghadapi dominasi pemilih muda.

16 May 2026 - 19:19
PDI Perjuangan Siapkan Mesin Politik, Gotong Royong Jadi Kunci Kemenangan di Bondowoso
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono saat dikonfirmasi bersama Sinung Sudrajad, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, usai Rakerda (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – PDI Perjuangan mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu dan Pemilukada 2029 melalui konsolidasi besar-besaran hingga tingkat akar rumput. Partai berlambang banteng moncong putih itu menegaskan kemenangan hanya dapat diraih melalui kerja kolektif, gotong royong, serta penguatan kaderisasi yang terstruktur dan disiplin.

Di tengah perubahan peta politik nasional yang didominasi pemilih muda, PDI Perjuangan Jawa Timur juga mulai menyesuaikan strategi perjuangan dengan perkembangan teknologi dan media sosial. Kader partai didorong tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan pola komunikasi politik digital yang kini menjadi rujukan utama generasi muda dalam menentukan pilihan politik.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kader senior yang telah memahami sejarah panjang perjuangan partai dengan kader-kader muda progresif yang dinilai memiliki energi baru untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Seluruh elemen partai diminta bergerak secara kolektif dengan semangat gotong royong demi mencapai target kemenangan pada 2029.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, usai pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Rapat Kerja DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso di ballroom salah satu hotel di Bondowoso, Sabtu (16/5/2026).

Agus menegaskan, DPC PDI Perjuangan Bondowoso memiliki target besar pada Pemilu mendatang, yakni meraih minimal delapan kursi DPRD sekaligus memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Bondowoso.

“Kita punya cita-cita bersama bagaimana DPC Bondowoso ini meraih minimal delapan kursi. Kalau bisa ya harus menjadi pemenang di Bondowoso,” ujarnya.

Tak hanya di legislatif, partai juga menargetkan kader terbaiknya mampu masuk ke jajaran eksekutif pada Pemilukada mendatang. Menurut Agus, keterlibatan kader di pemerintahan menjadi bagian penting dalam memperkuat perjuangan politik partai.

“Yang kedua, kader terbaik di Bondowoso harus menjadi wakil bupati. Artinya harus masuk di eksekutif,” kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini, ditemani Sinung Sudrajad, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso.

Ia menyebut pelantikan pengurus PAC dan rapat kerja tersebut menjadi awal konsolidasi lima tahunan partai di Kabupaten Bondowoso. Kolaborasi antara pengurus lama dan kader muda dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas kepartaian secara maksimal.

“Pengurus lama yang sudah paham perjuangan panjang partai dikolaborasikan dengan kader-kader muda yang progresif. Ini harus dijalankan penuh tanggung jawab, penuh kedisiplinan, penuh semangat, dan dilakukan secara kolektif serta gotong royong,” tegasnya.

Menurut Agus, tantangan politik pada 2029 tidak bisa dihadapi dengan pola lama. Seluruh pengurus partai dituntut aktif membangun komunikasi sosial sekaligus memperkuat jaringan hingga tingkat desa.

Ia bahkan meminta pengurus yang baru dilantik segera melakukan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat untuk memastikan struktur partai di desa benar-benar diisi kader yang mampu menjalankan tugas partai secara aktif.

“Kita ingin memastikan tujuh orang di desa-desa yang tersebar di 209 desa dan 23 kecamatan itu bukan hanya direkrut sebagai pengurus, tetapi benar-benar menjadi kader yang mampu menjalankan tugas partai dengan baik,” ungkapnya.

Selain penguatan struktur organisasi, Agus juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi dan media sosial bagi seluruh kader partai. Sebab, mayoritas pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan berasal dari kalangan anak muda.

“Pemilih di tahun 2029 itu 62 persen adalah anak muda. Dan rujukan mereka memilih pemimpin itu dari media sosial. Maka hari ini kader partai harus familiar dengan media sosial,” katanya.

Untuk itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur disebut akan terus melakukan kaderisasi berjenjang guna mencetak kader militan yang mampu menghadapi tantangan politik modern tanpa meninggalkan ideologi kerakyatan partai.

Agus menegaskan seluruh target politik partai hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong seluruh elemen partai, mulai dari legislatif hingga struktur organisasi partai.

“Ini kerja kolektif. Ideologi kita Pancasila. Kalau diperas, semangatnya adalah gotong royong. Itulah semangat perjuangan kita,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow