Paslon GURU Ingin Pertumbuhan Ekonomi Kota Batu Dirasakan Seluruh Masyarakat, Bukan Segelintir Orang
Komitmen itu disampaikan dalam debat publik terakhir yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu di Hotel Golden Tulip pada Kamis (21/11/2024) malam.
KOTA BATU, SJP – Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Batu, Firhando Gumelar dan H. Rudi (GURU) menegaskan komitmennya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di Kota Batu benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bukan hanya segelintir pihak.
Komitmen itu disampaikan dalam debat publik terakhir yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu di Hotel Golden Tulip pada Kamis (21/11/2024) malam.
Calon wali kota Batu nomor urut 2, Firhando Gumelar mengatakan, Kota Batu memiliki potensi luar biasa. Baik di sektor pariwisata, maupun pertanian. Namun menurutnya, perlu ada langkah inovatif untuk mengoptimalkan potensi tersebut sehingga manfaatnya lebih merata.
“Kami akan membangun agribisnis center sebagai pusat pelatihan dan pengembangan teknologi bagi petani dan pelaku usaha lokal. Ini akan menjadi landasan bagi mereka untuk berkembang secara modern dan berkelanjutan,” ucapnya usai debat, Jumat (22/11/2024) dini hari.
Selain itu, pria yang karib disapa Mas Gum itu berencana menghadirkan Pusat Kreatif Kota Batu bagi para pekerja seni. Fasilitas itu sebagai sebuah wadah bagi para seniman dan inovator lokal untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka.
“Kami ingin dunia melihat Kota Batu sebagai kota inovasi dan kreativitas. Sehingga masyarakat lokal bisa menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Tak hanya soal inovasi, Mas Gum juga menekankan pentingnya distribusi manfaat ekonomi yang adil. Sehingga setiap rupiah yang dihasilkan dari pertumbuhan ekonomi Kota Batu, harus dinikmati oleh seluruh masyarakat.
Selain tentang pertumbuhan ekonomi, Paslon GURU juga memaparkan program-program di bidang lain. Seperti “Layanan Sakit Dijemput, Pulang Sembuh.” Program itu adalah terobosannya di bidang kesehatan.
Program lainnya yaitu pembangunan “Batu Open Governance Hub.” Program ini bertujuan menjamin transparansi pemerintahan. Pasangan ini juga berkomitmen memperkuat layanan publik berbasis teknologi melalui e-Government untuk mempermudah akses masyarakat.
“Dengan e-Government, kebutuhan warga bisa lebih cepat terpenuhi dan suara masyarakat lebih terdengar. Kami ingin memimpin dengan keterbukaan. Sehingga masyarakat tidak hanya merasa dilayani, tapi juga memiliki kontrol terhadap kebijakan,” imbuh Mas Gum.
Di bidang pendidikan, pasangan ini menyiapkan program “1 Keluarga 1 Sarjana.” Program ini bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Mas Gum percaya, pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan taraf sosial dan ekonomi masyarakat untuk jangka panjang.
“Semua ini adalah wujud nyata dari visi kami untuk Kota Batu yang maju, adil, dan berkeadilan. Kami yakin, dengan kebijakan yang tepat, Kota Batu bisa menjadi rumah yang lebih baik bagi seluruh warganya,” tandasnya. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

