Pasien BPJS Belum Pulih Sudah Dipulangkan, RSD Kertosono Nganjuk Bungkam

Upaya wartawan untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak manajemen RSD Kertosono hingga saat ini belum menghasilkan hasil.

04 Dec 2025 - 20:01
Pasien BPJS Belum Pulih Sudah Dipulangkan, RSD Kertosono Nganjuk Bungkam
Media saat konfirmasi di UGD RSD Kertosono (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Pasca diberitakan karena mendapat komplain dari keluarga pasien BPJS yang dipulangkan sebelum kondisinya pulih, RSD Kertosono Nganjuk hingga saat ini masih enggan memberikan klarifikasi.

Bahkan, upaya wartawan untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak manajemen RSD Kertosono hingga saat ini, Kamis (4/12/2025) belum membuahkan hasil. 

Beberapa kali saat mendatangi ruang pelayanan, dr Rita melalui stafnya selalu beralasan sedang ada acara di luar. 

Tak hanya itu, staf RSD Kertosono juga enggan memberikan nomor kontak dr Rita kepada awak media. Bahkan, nomor kontak wartawan suarajatimpost.com yang diberikan kepada pihak rumah sakit, hingga saat ini belum juga dihubungi.

"Nanti tak sampaikan ya pak, karena dua hari ini dr Rita masih ada keperluan dinas," kata salah seorang staf, Kamis (4/12/2025).

Sebelumnya, pasien BPJS, Alfinas Rohman (28), dikabarkan dipulangkan dari ruang rawat inap meski kondisinya belum pulih. Kasus ini kembali memantik perhatian publik setelah sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.

Winarti, ibu Alfinas dari Desa Kelurahan, Kecamatan Ngronggot, mengaku kecewa berat saat diwawancarai di halaman UGD RSD Kertosono, Selasa (2/12/2035).

“Kondisinya lemah, bola mata dan telapak kaki anak saya waktu dipulangkan masih berwarna kuning pucat. Itu yang bikin iba melihat anak saya diperlakukan seperti itu,” kata Winarti.

Seorang relawan Gepenta (Gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba Anarkis dan Tawuran) Nganjuk, Tanti, menyebut pihaknya mendapati dugaan ketertutupan informasi medis.

Ia menuturkan bahwa penyakit yang diderita Alfias akhirnya terungkap melalui hasil laboratorium.

“Pihak dokter sangat tertutup dan melarang ketika ditanya hasil lab Alfias. Hasil lab ternyata Alfias menderita leukimia,” ujarnya.

Tanti menambahkan pihaknya selalu siap melakukan pendampingan, termasuk jika diperlukan rujukan ke RSUD dr Soetomo.

“Kami sudah berupaya untuk pendampingan dalam kondisi apapun. Semisal ada rencana rujukan ke rumah sakit DR Soetomo saya siap membantu. Namun besa di RSD Kertosono ini, tidak sampai di situ, keluarga pasien melarang saya dampingi, kenapa ya,” bebernya.

Berdasarkan hasil laboratorium, rumah sakit disebut akhirnya memberikan tindakan medis berupa transfusi darah pada Senin malam (1/12/2025). (*)

Editor : Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow