Pasca Insiden di Desa Kaligedang Bondowoso, Danbrigif 9 Kostrad: Optimalisasi Lahan Dihentikan Sementara

Selain itu, mantan Dandim 0824 Jember ini mengatakan, tak ada aksi-aksi balas dendam pasca insiden ini. Karena, TNI bersama rakyat dan keberadaanya harus bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

19 May 2025 - 21:45
Pasca Insiden di Desa Kaligedang Bondowoso, Danbrigif 9 Kostrad: Optimalisasi Lahan Dihentikan Sementara
Danbrigif 9 Kostrad saat menyapa masyarakat dalam silaturahmi dan musyawarah bersama’ di pendopo Kecamatan Ijen, pada Senin (19/5/2025) (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Komandan Brigade Infanteri 9/2 Kostrad TNI, Kolonel Inf Dr La Ode Muhammad Nurdin, meminta maaf kepada warga Desa Kaligedang, atas kesalahpahaman antara anggota TNI Yonif 514 dengan warga yang terjadi pada Kamis tanggal 15 Mei 2025 lalu.

Kepada warga Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso, dirinya menjelaskan, setelah ada insiden tersebut, optimalisasi lahan milik PTPN Kebun Blawan yang akan dikerjasamakan dengan Koperasi Yonif 514, sementara waktu dihentikan.

Hal itu ia katakan saat menemui para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Kaligedang di Pendopo Kecamatan Ijen, bersama jajaran Forkopimda plus Kabupaten Bondowoso, pada Senin (19/5/2025).

“Kami putuskan, kegiatan optimalisasi lahan untuk ketahanan pangan di sini (Desa Kaligedang, red) kita hentikan sementara. Semoga suasananya segera kondusif," ujar pria yang baru saja mendapat gelar Doktor dengan Cumlaude di Universitas Jember ini.

Dengan tegas, mantan Dandim 0824 Jember ini mengatakan, tak ada aksi-aksi balas dendam pasca insiden ini. Karena, TNI bersama rakyat dan keberadaanya harus bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

“TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan demi kepentingan rakyat. Ini mencakup peran TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, serta turut serta dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas pria yang akrab dengan insan pers ini.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani menegaskan, Babinsa yang bertugas di Desa Kaligedang terus melakukan upaya persuasif ke masyarakat untuk memastikan agar desa tersebut kondusif.

“Saya pastikan permasalahan ini sudah aman, tidak ada lagi pembahasan cekcok antara TNI dan warga. Titik sampai disini, tak ada lagi ketakutan masyarakat," ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, Setyo Budi, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar pertemuan ini segera ditindaklanjuti dan dikomunikasikan ke pemerintah pusat. 

Dirinya lebih spesifik menyinggung soal permasalahan lahan milik PTPN. Karena ditinya mengakui jika lahan di Desa Kaligedang adalah milik PTPN sedangkan warga di sana adalah bagian dari masyarakat Bondowoso.

“Artinya, jangan sampai ada salah satu yang dirugikan. Ada jalan tengah yang betul-betul harus diambil, agar nantinya tidak ada polemik lagi," harapnya. 

Sayangnya, dalam kegiatan yang dikemas dalam ‘Silaturahmi dan Musyawarah Bersama’ di pendopo Kecamatan Ijen, pada Senin (19/5/2025) tersebut, tidak dihadiri olen Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid. Informasinya, orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo ini ada kepentingan di Jakarta.

Di sana hanya tampak Wakil Bupati Bondowoso, As’Ad Yahya Syafi’i yang didamping oleh Dandim 0822, Kapolres Bondowoso, Danbrigif 9/2 Kostrad, Danyonif 514, Ketua Komisi I DPRD, Plt Kepala Bakesbangpol, Camat, Manajer PTPN Kebun Blawan, Adm Perhutani, tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

Kondisi terkini pasca terjadinya kesalahpahaman antara anggota TNI dengan warga, masyarakat Desa Kaligedang sudah mulai kondusif. Bahkan, saat ini warga sudah mulai beraktifitas berkebun. 

Seperti diketahui, sempat terjadi perkelahian antaran warga dan anggota TNI, karena cekcok permasalahan salah paham pembangunan pos kamling di Desa Kaligedang. 

Dalam peristiwa itu, sempat diwarnai pembakaran dua rumah asisten tanaman (Astan) di Afdeling Kalisengon. Bahkan, sebuah mobil juga terbaka dan sempat ada upaya penghadangan jalan dengan menumbangkan pohon ke badan jalan menuju Balai Desa Kaligedang, pada Kamis (15/5/2025) malam. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow