Pasar Murah Lebaran di Kepanjen Libatkan 60 Tenant UMKM dan Dunia Usaha

Pasar Murah Lebaran Pemkab Malang di Kepanjen libatkan puluhan UMKM dan dunia usaha, bantu masyarakat dapatkan sembako terjangkau sekaligus jaga stabilitas harga.

13 Mar 2026 - 18:27
Pasar Murah Lebaran di Kepanjen Libatkan 60 Tenant UMKM dan Dunia Usaha
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto dan jajaran meresmikan Pasar Murah Lebaran 2026 di halaman Pasar Sumedang, Kepanjen. (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar Pasar Murah Lebaran 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas akses pasar.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Pasar Sumedang, Kecamatan Kepanjen, itu melibatkan puluhan tenant dari kalangan UMKM, perangkat daerah, hingga pelaku usaha.

Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan, memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kebutuhan masyarakat terhadap berbagai bahan pokok cenderung meningkat. Kondisi tersebut kerap diikuti dengan kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan.

"Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, serta daya beli masyarakat," ujar Sanusi, Jumat (13/3/2026).

Sanusi menjelaskan, berdasarkan pemantauan perkembangan harga pangan di Provinsi Jawa Timur menjelang Idulfitri, kondisi harga masih relatif terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah tetap perlu mengambil langkah antisipatif agar lonjakan permintaan tidak berdampak pada meningkatnya inflasi daerah.

"Maka dari itu, penyelenggaraan Pasar Murah Lebaran tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dengan memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang yang menggagas kegiatan tersebut dengan menggandeng Bank Jatim serta melibatkan berbagai pihak, mulai dari distributor, produsen, hingga pelaku usaha lokal.

"Saya mengapresiasi langkah Disperindag Kabupaten Malang yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta seluruh pihak yang turut mendukung, mulai dari distributor, produsen, pelaku IKM, hingga berbagai lembaga yang berpartisipasi dalam menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat," tuturnya.

Sanusi menambahkan, kegiatan pasar murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri.

"Selain itu, pasar murah juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Malang," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Kabupaten Malang Astri Lutfiatunnisa menyampaikan bahwa Pasar Murah Lebaran 2026 menghadirkan puluhan tenant yang berasal dari berbagai sektor.

"Kami menyediakan 60 tenant yang terdiri dari para pelaku UMKM, perangkat daerah, serta lintas dunia usaha dalam Pasar Murah Lebaran tahun 2026," ujar Astri.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah menjelang Idulfitri.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sehingga ketersediaan bahan pokok dapat terjaga dan dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat," tuturnya.

Di sisi lain, Pemimpin Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya mengatakan bahwa pihaknya setiap tahun memiliki program bantuan subsidi sembako murah bagi masyarakat Kabupaten Malang. Pada tahun ini, program tersebut dilaksanakan bersama Pemkab Malang melalui Pasar Murah Lebaran di Pasar Pakisaji dan Pasar Sumedang Kepanjen.

"Sejak dulu kami memiliki program tahunan dengan memberikan subsidi sembako murah. Untuk kali ini kami menyediakan 2.500 kupon potongan harga dengan total nilai Rp25 juta, masing-masing kupon senilai Rp10 ribu," terangnya.

Selain itu, Bank Jatim juga melibatkan para pelaku UMKM binaan dalam kegiatan tersebut. Di Pasar Pakisaji terdapat 10 pelaku UMKM yang berpartisipasi, sedangkan di Pasar Sumedang Kepanjen tercatat sebanyak 30 pelaku UMKM turut ambil bagian.

Menurut Satria, pelibatan UMKM merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mendorong pengembangan usaha kecil melalui berbagai program pembiayaan.

"Konsep awalnya bazar murah. Dari situ kita level up untuk UMKM binaan kami. Lalu dengan binaan dari Kabupaten Malang kita jadikan satu wadah melalui slogan Sayap Jatim yang membawahi kredit mikro kami, mulai dari KUR hingga kredit Jatim dengan plafon hingga Rp500 juta untuk mendukung UMKM naik kelas," pungkasnya.

Peresmian Pasar Murah Lebaran 2026 tersebut dihadiri Bupati Malang HM. Sanusi, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Pemimpin Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Astri Lutfiatunnisa, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow