Pasar Among Tani di Tata Kembali, Pendataan Pedagang Jadi Kunci Utama

Revitalisasi pasar tidak hanya diarahkan pada perbaikan fisik, tetapi juga penguatan ekosistem perdagangan melalui integrasi distribusi grosir, etalase produk UMKM, serta dukungan sistem pemasaran berbasis digital

09 Mar 2026 - 19:11
Pasar Among Tani di Tata Kembali, Pendataan Pedagang Jadi Kunci Utama
Pasar Among Tani Batu (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemkot Batu menekankan pentingnya pendataan pedagang sebelum melakukan penataan dan penguatan fungsi Pasar Induk Among Tani. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi utama agar kebijakan revitalisasi pasar berjalan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Wali Kota Batu Nurochman pada Senin (9/3/2026) menegaskan bahwa konsep penguatan ekosistem pasar mengarah pada transformasi Pasar Among Tani menjadi pusat distribusi grosir sekaligus etalase produk UMKM lokal yang didukung sistem pemasaran berbasis teknologi digital.

"Dari sini proses penataan pasar harus diawali dengan data yang akurat mengenai kondisi riil pedagang di dalam pasar. Pendataan itu mencakup jumlah pedagang aktif, luas lapak yang digunakan, hingga status hunian kios maupun los," paparnya.

Menurutnya, data yang valid akan memastikan kebijakan yang diambil pemerintah berjalan transparan, akuntabel, serta mampu mengakomodasi kebutuhan pedagang secara adil.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya integrasi antar pihak yang terlibat dalam pengembangan pasar. Kolaborasi antara komunitas Arek Enom Pasar dan Batuversity dinilai perlu berjalan bersama agar konsep digitalisasi maupun penguatan ekosistem perdagangan dapat saling melengkapi.

"Untuk langkah lanjutan perlu mencakup pemetaan kebutuhan anggaran serta simulasi model pengelolaan pasar yang berkelanjutan apalagi ada masukan dari komunitas Arek Enom Pasar memaparkan sejumlah gagasan untuk memperkuat fungsi pasar sebagai pusat distribusi sekaligus etalase produk UMKM lokal," imbuhnya.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Batu berharap penguatan fungsi Pasar Among Tani tidak hanya berhenti pada perbaikan fisik, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih tertata dan berkelanjutan bagi para pedagang serta pelaku UMKM. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow