Pariwisata Kota Batu Siap Mendunia, Gaungkan Potensi Lewat Forum TPO 2025
Dengan menjadi tuan rumah TPO Meeting dan berbagai agenda promosi ke depan, Kota Batu membuktikan keseriusannya menggaungkan potensi wisata ke kancah global.
KOTA BATU, SJP – Kota Batu kembali unjuk gigi di panggung internasional. Kali ini dengan menjadi tuan rumah Tourism Promotion Organization (TPO) Regional Meeting 2025 for Indonesian Members. Forum bergengsi ini jadi titik loncatan penting dalam mendorong pariwisata Kota Batu mendunia.
Digelar sejak 31 Juli hingga 1 Agustus 2025, forum ini mempertemukan para pemangku kepentingan sektor pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk para delegasi TPO dari Korea Selatan. Semangat globalisasi pariwisata Kota Batu terasa kuat sejak sesi Welcome Dinner di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (31/7/2025) malam.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyambut langsung kedatangan Sekjen TPO Kang Daeun dan delegasi internasional lainnya. Ia menegaskan, momen ini bukan sekadar seremoni, tapi tonggak penting agar sektor pariwisata Batu naik kelas ke level global.
“Kalau di tingkat nasional, nama kita sudah cukup kuat. Tapi untuk skala internasional, kita masih butuh banyak lompatan. Harapannya lewat forum ini pariwisata Kota Batu semakin dikenal di mata dunia,” tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh petinggi TPO asal Korsel Kang Daeun. Di hadapan para tamu, ia mengapresiasi langkah aktif Kota Batu dalam memanfaatkan keanggotaannya di TPO sejak 2021 untuk terus mendorong kolaborasi dan eksistensi pariwisata lokal di forum internasional.
“Kota Batu adalah contoh baik dari semangat kita bersama. Komitmen dan semangat kolaborasi Kota Batu membuat kami salut,” puji Daeun.
Mengangkat tema Empowering Regional Tourism through Green Innovation, Cultural Resilience, and Digital Transformation, forum ini menjadi ruang strategis berbagi ide dan solusi menghadapi tantangan pariwisata masa depan. Mulai dari isu lingkungan, ketahanan budaya, hingga transformasi digital.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menyebut forum ini sebagai peluang konkret untuk menembus pasar internasional. Ia mengungkapkan, Kota Batu bahkan sudah mulai dipromosikan di stasiun radio Busan, Korea Selatan.
"Promosinya mencakup event budaya dan destinasi wisata kita. Ini baru awal dari strategi besar mem-branding Batu ke luar negeri,” jelasnya.
Selain diskusi dan penyusunan strategi, para delegasi dijadwalkan menjelajahi langsung keunggulan wisata Batu. Mereka akan diajak mengikuti Jeep Offroad City Tour ke sejumlah desa wisata unggulan seperti wisata petik apel Coban Talun dan Dusun Wisata Kuliner.
"Kami ingin menunjukkan langsung keunggulan desa-desa wisata kami. Potensinya luar biasa dan siap bersaing di level internasional,” tambah Onny.
Upaya promosi besar-besaran ke Busan disebut akan menjadi babak berikutnya dari strategi jangka panjang pengembangan wisata Batu. Dengan fokus utama memperkuat daya tarik wisata alam dan buatan yang selama ini jadi andalan kota apel tersebut.
Dengan menjadi tuan rumah TPO Meeting dan berbagai agenda promosi ke depan, Kota Batu membuktikan keseriusannya menggaungkan potensi wisata ke kancah global. Momentum ini jadi bukti nyata: pariwisata Kota Batu tidak hanya siap bersaing, tapi juga mendunia. (Adv)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

