Pameran Arsip Nukilan, Merayakan Lima Tahun Karya Kreatif

Komunitas seni dan sastra Nukilan merayakan lima tahun perjalanan berkarya melalui pameran yang bertajuk "Arsip Nukilan."

15 Jan 2025 - 22:45
Pameran Arsip Nukilan, Merayakan Lima Tahun Karya Kreatif
Instalasi Pameran Nukilan (Foto: Ibrahim)

MALANG, SJP - Komunitas seni dan sastra Nukilan merayakan lima tahun perjalanan berkarya di Semeru Art Gallery pada Rabu (15/1/2025), melalui pameran yang bertajuk "Arsip Nukilan."

Bertempat di Semeru Art Gallery, pameran ini mengajak pengunjung untuk menyelami arsip-arsip berharga yang merekam evolusi Nukilan sebagai wadah kreativitas di dunia puisi dan seni.

Berbagai bentuk karya, mulai dari foto, puisi, zine, gambar, hingga musik, dipamerkan untuk memperlihatkan bagaimana Nukilan berkembang dan memberi warna dalam dunia seni selama lima tahun terakhir.

Menurut Bambang Suprapto penyelenggara Pameran Nukilan, "Pameran ini adalah cara kami untuk mendokumentasikan perjalanan panjang komunitas kami, sekaligus memberi penghargaan kepada setiap individu yang telah berkontribusi dalam perjalanan ini," ujarnya. 

Karya-karya yang ditampilkan bukan hanya sekadar produk seni, melainkan juga sebuah catatan sejarah tentang bagaimana Nukilan menjadi ruang bagi para pencinta puisi, dan seni untuk mengekspresikan diri.

Di luar eksposisi arsip, pameran malam ini dimeriahkan dengan berbagai acara menarik. Para pengunjung dapat menikmati pembacaan puisi yang penuh makna dan panggung bebas yang melibatkan berbagai komunitas sastra.

Komunitas seperti Sabtu Membaca, Puisi Malam Sabtu dan lainnya turut berpartisipasi, menampilkan puisi-puisi yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga menggugah pikiran.

Tak hanya sastra, pameran ini juga menghadirkan sejumlah grup musik yang memperkaya suasana malam, di antaranya Tetangga Pujangga, The Crimson, Rampak Wetan, dan Ngangsu Tuyo.

"Musik yang ditampilkan di acara ini seru dan keren-keren, teman-teman mengiringi suasana dan membawa semangat baru dalam merayakan kebersamaan," ungkap Nino salah seorang pengunjung pameran.

Pameran Arsip Nukilan bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi refleksi terhadap perjalanan komunitas ini. Lebih dari sekadar pesta seni, acara ini menggambarkan bagaimana perjumpaan dan kebersamaan adalah bagian dari perjalanan waktu yang terus bergerak.

Dengan acara ini, Nukilan ingin mengingatkan semua orang tentang pentingnya menjaga dan merayakan proses kreatif yang telah dilalui.

“Kami berharap, pameran ini bisa menjadi wadah bagi lebih banyak orang untuk terinspirasi dan terus berkarya,” tambahnya.

Pameran ini, yang berlangsung hingga (20/1/2025), mengundang siapa saja yang ingin menikmati karya seni yang hidup dan penuh makna, serta memberi ruang bagi kreativitas yang terus berkembang. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow