Operasi Ketupat Semeru 2026,Polres Nganjuk Kerahkan 234 Personel dan Puluhan Armada Siaga Bencana
Pengamanan difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.
NGANJUK, SJP–Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Nganjuk menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat Semeru 2026" pada Maret 2026. Kegiatan ini merupakan simbol kesiapan penuh aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta kenyamanan arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Dalam apel yang berlangsung khidmat tersebut, ratusan personel gabungan hadir dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, ORARI, Senkom, hingga Pramuka. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H, Sabtu (14/3/2026).
Pada kesempatan tersebut, dibacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Polri telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan secara nasional. Jumlah tersebut terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi pemudik.
Selain itu, pengamanan difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Lebaran berlangsung aman dan lancar.
Kapolri dalam amanatnya juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi potensi gangguan, termasuk bencana alam selama masa arus mudik dan balik. Seluruh instansi terkait diinstruksikan untuk menyiapkan tim tanggap bencana, sarana prasarana pendukung, serta langkah mitigasi mulai dari tahap pra, saat, hingga pascabencana.
Selain pengamanan fisik, Kapolri mengingatkan pentingnya strategi komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi akurat terkait layanan kepolisian, pesan kamtibmas, hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama Operasi Ketupat berlangsung. Layanan Call Center 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat melaporkan situasi maupun meminta bantuan secara cepat dan responsif.
Ditemui usai kegiatan, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan Polres Nganjuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban kesatuan sekaligus penjabaran perintah pimpinan dalam rangka kesiapan pelayanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 di wilayah hukum Polres Nganjuk,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran kepada pimpinan mengenai kesiapan personel maupun sarana pendukung agar operasi berjalan maksimal.
“Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran kepada pimpinan tentang kesiapan kesatuan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Polres Nganjuk, baik dari personel maupun dukungan instansi terkait sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan optimal,” tambahnya.
Operasi Ketupat Semeru 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, di seluruh wilayah hukum Polres Nganjuk. Operasi ini melibatkan 234 personel Polri dengan dukungan instansi terkait, di mana fungsi utama yang dikedepankan adalah Satlantas dan Sat Samapta.
Untuk mendukung pelayanan, Polres Nganjuk mendirikan sejumlah pos, yakni Pos Pam Kertosono, Pos Pam Barong, Pos Pam Kelutan, Pos Pam Wilangan, Pos Pelayanan Taman Nyawiji, serta Pos Terpadu Pujahito.
Operasi ini juga didukung sarana prasarana berupa 55 kendaraan dinas roda dua, 30 kendaraan roda empat, dua unit truk, dua unit bus, delapan unit ambulans dari Dinas Kesehatan dan RS Bhayangkara, satu mobil derek, serta satu mobil pemadam kebakaran. Sinergi seluruh unsur pengamanan ini diharapkan mampu menjamin arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, nyaman, dan lancar. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

