Nekat Curi HP di Dalam Bus, Copet Asal Jember Dihajar Penumpang
Saat dikonfirmasi pada Senin (24/3/2025), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara membenarkan peristiwa tersebut.
KOTA PASURUAN, SJP — Seorang pria asal Jember berinisial RT (43) kedapatan mencuri sebuah telepon seluler (ponsel) di sebuah bus pada Sabtu (22/3/2025) dini hari.
Saat itu, bus sedang melintasi Tol Pasuruan-Probolinggo. Tepatnya bus sedang berada di wilayah Pangkrengan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa itu berawal saat salah satu penumpang bus, Muhamad Irfan Aryanto (31), tertidur di kursi nomor tiga dari depan. Sekitar pukul 04.30 WIB dia terbangun karena ponselnya berdering.
Namun saat dia membuka mata, ponselnya yang berdering tersebut sedang dipegang oleh pelaku yang tiba-tiba sudah berdiri di depannya saat dia membuka mata.
Saat dikonfirmasi pada Senin (24/3/2025), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara membenarkan peristiwa tersebut.
“Sabtu kemarin kami mengamankan terduga pelaku copet yang diserahkan oleh warga. Saat itu korban terbangun. Ponselnya sudah di tangan pelaku. Ketika ditanya, pelaku tak bisa menjawab dan justru melemparkan ponsel tersebut ke kursi sebelum berlari ke arah sopir,” ujarnya.
AKBP Davis menjelaskan, aksi penangkapan pelaku bermula ketika seorang pemudik bernama Muhamad Irfan Aryanto terbangun dari tidurnya karena ada dering panggilan masuk di ponselnya.
Namun ponsel yang awalnya berada di saku celananya, tiba-tiba sudah berpindah ke tangan pelaku. Karena panik, pelaku sempat melempar ponsel itu ke arah korban.
"Karena curiga, korban pun menanyakan kenapa HP miliknya bisa dibawa pelaku. Namun pelaku mengelak dan langsung menuju tempat duduk lainnya," jelas AKBP Davis.
Karena merasa situasi di dalam bus cukup gaduh karena dugaan aksi copet, penumpang lain pun merasa curiga. Sebab, ada tiga penumpang lain yang merasa kehilangan ponsel.
Sebab itu, penumpang lain yang ponselnya hilang mendatangi kursi pelaku dan memeriksa tasnya. Ternyata, di dalam tas pelaku ada tiga buah ponsel milik penumpang bus.
Praktis, pelaku pun langsung menjadi bulan-bulanan semua penumpang bus. Para penumpang geram dan langsung menghajar pelaku dengan tangan kosong.
"Penumpang dan kru bus akhirnya melaporkan kasus tersebut dengan membawa pelaku ramai-ramai ke Polres Pasuruan Kota. Kasus ini sudah kami tindaklanjuti," lanjut AKBP Davis.
Sementara itu, polisi mengimbau agar para pemudik tetap waspada dan menjaga barang bawaan saat dalam perjalanan. Khususnya bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum.
"Kami mengingatkan, warga yang mudik agar menyimpan barang secara hati-hati dan tidak tampak umum, agar tidak memicu tindak kriminal pencurian," imbaunya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

