Nasi Mulbi Kuliner Khas Gresik yang Wajib Dicoba Saat Makan Siang
Kota Santri yang terkenal dengan wisata religi makam tokoh Walisongo ini memiliki beragam pilihan menu yang sangat cocok disantap saat makan siang, salah satunya nasi mulbi.
GRESIK, SJP—Di tengah jadwal yang sibuk, waktu istirahat siang menjadi momen paling tepat untuk mengisi tenaga sekaligus memanjakan lidah dengan kuliner khas Kabupaten Gresik.
Kota Santri yang terkenal dengan wisata religi makam tokoh Wali Songo ini memiliki beragam pilihan menu yang sangat cocok disantap saat makan siang, salah satunya nasi mulbi.
Nasi mulbi ialah kuliner khas Gresik yang terdiri dari nasi dengan lauk daging sapi atau telur yang dimasak dengan bumbu kuning kaya rempah kunyit, kemiri, jeruk, dan santan.
Kuliner ini menghasilkan rasa gurih, kuah kental, dan berwarna kuning. Salah satu penjual nasi mulbi yang tak pernah sepi pengunjung adalah Warung Bu Iin yang berada di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan Gresik, tepat di depan bangunan bersejarah Rumah Gajah Mungkur.
"Nasi mulbi itu umumnya bumbu kuning. Dari saya kecil itu memang sudah dikenal menjadi khasnya Gresik," kata pemilik Warung Bu Iin, Agus Lukman Hakim, Minggu (11/1/2026).
Agus menceritakan, dengan usianya saya hampir menginjak 67 tahun, kukiner nasi mulbi ini sudah ada sejak masih kecil. Semasa kecil itu, ia sering diajak ke warung-warung makanan Gresik untuk menikmati nasi mulbi.
Menurut dia, banyak warung makanan lainnya menyajikan nasi mulbi dengan lauk pauk tahu atau daging ayam untuk menekan biaya bahan baku agar tidak terlalu mahal.
Namun dengan menjaga keaslian kuliner nasi mulbi, Warung Bu Iin miliknya tetap menyajikan daging sapi serta irisan telur dengan harga yang terjangkau.
Kuliner nasi mulbi di Warung Bu Iin bisa dinikmati dengan harga Rp10.000 per porsi. Beberapa menu kuliner pilihan lainnya juga disajikan disini seperti Gule Obos, Rawon, hingga nasi pecel.
"Kalau warung saya balutan bumbu kuning nasi mulbi ada daging serta telur Rp10 ribu satu porsi. Terkadang pembeli minta dicampur dengan bumbu bali atau krengsengan bisa laku 60 porsi per hari di akhir pekan," pungkasnya. (*)
Editor : Danu
What's Your Reaction?

