Mudik Gratis 2026 Dihentikan, Dishub Batu Alihkan Fokus ke Pengamanan Arus Lebaran

Penghentian mudik gratis 2026 menjadi cerminan dinamika kebijakan daerah dalam menjaga stabilitas anggaran sekaligus memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Di tengah keterbatasan, Pemkot Batu memilih memperkuat aspek keselamatan dan pengendalian lalu lintas sebagai prioritas utama selama musim mudik Lebaran

04 Mar 2026 - 19:30
Mudik Gratis 2026 Dihentikan, Dishub Batu Alihkan Fokus ke Pengamanan Arus Lebaran
Mudik gratis Kota Batu (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Program mudik gratis yang sempat digelar Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dipastikan tidak berlanjut pada 2026. Namun, penghentian program tersebut disebut bukan semata pemangkasan layanan, melainkan bagian dari penyesuaian prioritas kebijakan di tengah efisiensi anggaran daerah.

Kepala Dishub Kota Batu Susetya Herawan pada Rabu (4/3/3036) menjelaskan bahwa keterbatasan fiskal membuat pihaknya harus mengalihkan alokasi anggaran, termasuk dana penyewaan armada bus mudik gratis. Tahun ini, fokus utama diarahkan pada pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa angkutan Lebaran.

“Fokus kami tetap pada keselamatan dan kelancaran arus mudik. Pengamanan jalur, kesiapan personel, dan fasilitas pendukung menjadi prioritas,” ujarnya.

Pada pelaksanaan sebelumnya, program mudik gratis menyediakan sekitar 200 kuota penumpang dengan rute favorit seperti Madiun, Ngawi, Jember, dan Banyuwangi. Program tersebut mendapat respons tinggi, terutama dari pekerja sektor informal dan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Selain membantu menekan biaya perjalanan, mudik gratis juga dinilai berkontribusi mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, yang selama ini kerap menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan saat musim Lebaran.

"Dengan kondisi fiskal saat ini, Pemkot Batu memilih memperkuat aspek pengendalian arus mudik. Dishub menilai langkah tersebut lebih strategis untuk menjamin keselamatan masyarakat secara luas, meski harus mengorbankan satu program populer," paparnya.

Meski demikian, evaluasi terhadap pelaksanaan tahun lalu juga mencuat. Beberapa calon penumpang sempat mengeluhkan jadwal keberangkatan yang mundur sehingga menyebabkan waktu tunggu cukup lama. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow