Motif Tewasnya ART yang Jatuh dari Lantai 30 di Gresik Akhirnya Terungkap
Pihak keluarga meyakini bahwa korban yang ditemukan tewas di area apartemen di Gresik murni bunuh diri. Pihak keluarga membenarkan dugaan tekanan psikologis korban terjadi karena faktor ekonomi.
GRESIK, SJP—Polisi mengungkapkan hasil penyelidikan kematian seorang asisten rumah tangga (ART) di Kabupaten Gresik yang diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 30 apartemen. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk pihak keluarga korban.
Salah satu anggota keluarga korban yang dimintai keterangan yaitu kakak dan paman korban. Dari keterangan keluarga, polisi mendapat fakta tentang motif aksi bunuh diri itu. Yakni karena faktor ekonomi.
"Masalah ekonomi. Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan," kata Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, Selasa (27/5/2025).
Dia menambahkan, saksi lain—yakni pemilik apartemen atau majikan korban—menerangkan bahwa korban sempat membangunkan dirinya untuk sahur sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah itu, sang majikan tidak lagi melihat korban di kamar apartemen miliknya di lantai 27.
Tidak hanya itu, polisi juga melanjut proses penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera CCTV di lantai apartemen tersebut. Namun dalam rekaman CCTV itu korban tidak terlihat. Oleh karena itu, korban diduga naik ke lantai 30 melalui tangga darurat.
"Korban naik tangga darurat ke lantai 30. Kemudian melompat hingga terjatuh ke lantai 6 apartemen melalui jendela. Kartu kunci akses milik korban tertinggal di lantai kamar majikan korban," jelas Kompol Gatot
Selain itu, imbuh Kompol Gatot, majikan korban menerangkan bahwa korban pernah mengeluhkan kondisi ayahnya yang sedang opname di rumah sakit.
"Sejauh ini dari hasil penyelidikan belum ditemukan unsur tindak pidana yang dilakukan oleh orang lain. Jadi dari hasil analisa yang kami dapat bahwa itu bunuh diri murni dari korban," tambahnya.
Diketahui sebelumnya, seorang perempuan yang bekerja sebagai ART bernama Ira Lutfiati (24), ditemukan tewas di sebuah area apartemen di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Ahad (25/5/2025).
Korban asal Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu diduga bunuh diri dengan cara melompat dari atas lantai 30. Sepucuk surat yang diduga milik korban ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Surat itu menuliskan rasa tekanan psikologis korban.
Sementara itu, pihak keluarga korban memilih ikhlas dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi. Pihak keluarga menganggap kejadian tersebut murni musibah. Sehingga jenazah korban bisa segera dimakamkan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

