Pulang Sekolah, Siswi SD di Mojokerto Tewas Tersambar Kereta Api
Korban bersama satu temannya hendak pulang dari sekolah menyeberangi rel. Tiba-tiba muncul Kereta Api (KA) Sancaka jurusan Jogja–Surabaya dari arah barat.
KOTA MOJOKERTO, SJP—Nasib nahas menimpa seorang siswi SD berinisial SA (12). Dia tewas seketika setelah tersambar kereta api saat menyeberangi rel kereta yang berlokasi di atas underpass, Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, Selasa (27/5/2025).
Saat itu, SA bersama satu temannya hendak pulang dari sekolah menyeberangi rel. Tiba-tiba muncul Kereta Api (KA) Sancaka jurusan Jogja–Surabaya dari arah barat. Diduga tidak mengetahui adanya kereta api, tubuh gadis kecil itu tersambar kereta dengan kecepatan tinggi hingga tewas seketika di lokasi kejadian.
Saksi mata, Adi Setya (31) mengatakan, gadis asal Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto itu berjalan dengan satu orang teman perempuannya. Temannya berhasil menyeberang lebih dulu. Sementara SA yang berada di belakang temannya hendak menyusul dan tertabrak kereta api.
“Langsung meninggal dunia di lokasi. Orang tuanya datang langsung dibopong sama bapaknya tadi,” kata dia, Selasa (27/5/2025).
Korban tergeletak berada di antara dua jalur rel kereta api dengan mengenakan seragam SD dan menenteng tas ransel. Korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Polisi yang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Pidum Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Ipda Sugiarto saat diwawancarai di lokasi kejadian masih belum bisa membeberkan secara rinci terkait peristiwa tersebut. Pihaknya masih menggali keterangan dari sejumlah saksi terkait peristiwa ini.
Ipda Sugiarto menyebut, ibu korban sempat pingsan setelah mengetahui putrinya tewas akibat disambar kereta api.
“Dia tak sengaja lewat terowongan (underpass) penasaran karena ramai-ramai dan justru mendapati putrinya yang menjadi korban, kaget dan pingsan,” ujarnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

