Momen Tegang Petugas Damkar Evakuasi Cincin Klaker di Jari Pemuda Mojokerto
Evakuasi berlangsung lebih dari tiga jam. Sebab, material klaker besi cukup tebal, sehingga petugas harus ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan luka baru.
MOJOKERTO, SJP - Petugas pemadam kebakaran (damkar) Mojokerto mendadak siapkan sejumlah alat usai terima laporan warga.
Namun, laporan warga bukan soal adanya kebakaran. Melainkan adanya pemuda yang jarinya memakai cincin klaker (bearing) dan tak bisa dilepas.
Evakuasi berlangsung menegangkan, sebab kondisi itu sudah berbulan-bulan hingga jari mengalami bengkak dan mengeluarkan darah. Evakuasi berlangsung di Puskesmas Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jumat (1/8/2025) malam.
"Kondisinya darurat, sebuah besi menempel di jari dan tidak bisa dilepas," kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, Sabtu (2/8/2025).
Evakuasi berlangsung lebih dari tiga jam. Sebab, material klaker besi cukup tebal, sehingga petugas harus ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan luka baru.
Evakuasi dilakukan dengan cara memotong besi laher menggunakan gerinda mini dan pemuda itu dibius oleh petugas medis puskesmas.
"Setelah berhasil dievakuasi, langsung dilakukan perawatan di Puskesmas Kemlagi," ungkapnya.
Data yang dihimpun di lokasi, pemuda itu berinisial ES, warga Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Damkar Mojokerto mengimbau kepada masyarakat maupun orang tua, saat anak-anaknya mengikuti tren untuk mempertimbangkan keselamatan hingga keamanan. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

