Kericuhan Jip di Loket Wonokitri Sempat Warnai Akhir Pekan, TNBTS Pastikan Wisata Bromo Kembali Aman

Sempat ricuh akibat verifikasi tiket jip, TNBTS pastikan pariwisata Bromo via Wonokitri kini sudah aman, kondusif, dan kembali normal setelah mediasi damai.

28 Jun 2026 - 18:14
Kericuhan Jip di Loket Wonokitri Sempat Warnai Akhir Pekan, TNBTS Pastikan Wisata Bromo Kembali Aman
Rekaman CCTV TNBTS menunjukkan kerumunan sopir jip yang mendatangi loket TNBTS di Wonokitri. (foto: tangkapan layar CCTV TNBTS)

PASURUAN, SJP — Liburan akhir pekan sejumlah wisatawan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sempat diwarnai ketegangan. Kericuhan yang melibatkan puluhan pengemudi jip wisata dan petugas di pintu masuk Desa Wonokitri, Tosari, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (27/6/2026), sempat mengganggu kenyamanan dan aktivitas wisata di kawasan tersebut.

Insiden yang dipicu oleh masalah verifikasi manifes tiket elektronik ini sempat membuat jalur utama tersendat.  Kericuhan ini bermula dari pemeriksaan rutin  Ketika petugas menemukan ketidaksesuaian data,  jumlah wisatawan riil di lapangan tidak sesuai dengan data pemesanan tiket elektronik yang dibawa pelaku jasa wisata.

Aksi saling dorong hingga dugaan kekerasan fisik di lokasi tak pelak membuat sejumlah wisatawan yang hendak menikmati keindahan Bromo merasa khawatir akan keamanan mereka.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial mengenai pemukulan sepihak oleh aparat adalah tidak benar.

Rudijanta mengklarifikasi bahwa tindakan fisik justru dipicu oleh oknum pelaku jasa wisata yang melakukan provokasi dan menyerang petugas serta personel TNI AL yang berjaga.

"Petugas mengambil tindakan sebagai respons spontan untuk menghentikan penyerangan sekaligus melindungi diri dan rekan-rekannya. Informasi yang beredar seolah-olah aparat melakukan pemukulan secara sepihak tidak menggambarkan peristiwa secara utuh," tegas Rudijanta, Minggu (28/6/2026).

Ketegangan bahkan sempat berlanjut hingga Minggu (28/6/2026) pagi ketika beberapa pelaku jasa wisata kembali mendatangi pintu masuk. Menyadari hal ini dapat mengancam kenyamanan para pengunjung, petugas gabungan bersama TNI/Polri langsung melakukan pengetatan pengamanan.

Rudijanta, menegaskan bahwa prioritas utama petugas saat mengendalikan situasi adalah memastikan pelayanan kepada wisatawan tidak lumpuh.

"Petugas bersama unsur pengamanan melakukan pengendalian situasi untuk mencegah konflik meluas sekaligus memastikan pelayanan kepada wisatawan tetap berlangsung," ujar Rudijanta, Minggu (28/6/2026).

Berakhir Damai, Wisatawan Bisa Berlibur dengan Tenang

Bagi wisatawan yang berencana ke Bromo dalam waktu dekat, kini tidak perlu khawatir lagi. Perselisihan antara oknum pelaku jasa wisata dan petugas telah diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Tosari pada Minggu pagi pukul 06.21 WIB di Kantor Resort PTN Gunung Penanjakan.

Pihak TNBTS memastikan situasi di lapangan kini sudah kembali kondusif dan ramah untuk dikunjungi. Wisatawan diimbau untuk tetap datang dengan tenang, menetapi prosedur tiket elektronik yang berlaku, serta tidak terpengaruh oleh potongan video sepihak di media sosial yang terkesan mencekam. (**)

Sumber: beritasatu.com

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow