Mengetahui Makam Megah Bos Gudang Garam, Dikelilingi Pagar Besi dan Penjagaan 24 Jam
Di tengah kawasan Kediri, terdapat sebuah makam megah yang tersembunyi di kompleks pemakaman Tionghoa, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto.
KEDIRI, SJP - Di tengah kawasan Kediri, terdapat sebuah makam megah yang tersembunyi di kompleks pemakaman Tionghoa, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Makam ini tidak sembarangan, karena dihuni oleh sosok penting—Rachman Halim, bos PT Gudang Garam yang terkenal, yang juga dikenal dengan nama Tjoa To Hing.
Rachman Halim, yang wafat pada usia 60 tahun, adalah putra pertama dari pendiri PT Gudang Garam, Surya Wonowidjojo. Pada puncak kariernya, ia masuk dalam jajaran orang terkaya di Asia Tenggara, bahkan dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 4 di kawasan tersebut oleh Forbes pada tahun 2005. Sosoknya yang sangat dihormati masih dikenang hingga kini, dan makamnya menjadi salah satu tujuan ziarah bagi masyarakat.
Makam yang Mewah dan Dijaga Ketat
Dari kejauhan, makam ini sudah terlihat megah dengan gapura Tionghoa besar yang menyambut pengunjung. Terletak di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi, makam Rachman Halim dihiasi dengan berbagai patung kura-kura yang melambangkan keabadian, sesuai dengan tradisi Tionghoa.
Area makam yang terletak di bagian belakang kompleks pemakaman Tionghoa ini dikelilingi pagar besi dengan ukiran yang memukau, menambah kesan mewah dan terhormat. Namun, tidak sembarang orang bisa memasuki area makam tersebut.
Pemakaman ini dijaga ketat oleh petugas keamanan selama 24 jam, dengan pembagian tugas dalam tiga shift. Selain itu, makam juga dibersihkan secara rutin oleh petugas kebersihan yang menjaga kebersihan area sekitar.
Perjalanan Hidup Rachman Halim dan Warisannya
Rachman Halim mulai terlibat dalam bisnis keluarga di PT Gudang Garam sejak tahun 1970-an. Setelah ayahnya meninggal pada 1985, ia mengambil alih perusahaan dan menjadikannya salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Gudang Garam berkembang pesat, dan Rachman Halim pun dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Asia Tenggara.
Rachman Halim meninggal dunia pada 27 Juli 2008 di RS Mount Elizabeth, Singapura. Meskipun telah tiada, warisan dan kesuksesan yang ditinggalkannya terus dikenang oleh banyak orang. Banyak masyarakat yang berziarah ke makamnya, menunjukkan rasa hormat dan mengenang jasa-jasanya. Keamanan makam yang ketat menjadi bukti betapa besar penghormatan yang diberikan kepada sosok pengusaha besar ini. (**)
sumber: goodnewsfromindonesia.id
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

